Di Balik Ngerinya Film Horor Mandarin Tahun 90an | Breaktime
Di Balik Ngerinya Film Horor Mandarin Tahun 90an
22.08.2017

Ngeri-ngeri sedap, demikian mungkin yang ada di benak para penikmat film horor. Meski diiringi musik yang membuat bulu kuduk berdiri dan sosok makhluk gaib yang membuat Anda susah tidur, film horor selalu sukses meraup banyak untung. Lupakan sejenak kengerian Valak dan Annabelle yang membuat penuh sesak bioskop lokal dan mancanegara belakangan ini. B’timers generasi 1990 dan 1980-an tentu dibesarkan oleh sosok vampir khas film horor mandarin tahun 90an yang melompat-lompat menghantui layar kaca Anda. Populer di Indonesia sekitar akhir 1990-an hingga awal 2000-an, vampir Tiongkok yang satu ini tentu berbeda dengan vampir dari literatur dan film Barat yang cenderung digambarkan rupawan.

Tak jarang, vampir di film horor mandarin tahun 90an bertampang buruk rupa. Ngerinya lagi, vampir tersebut bergerak dengan lompat-lompat ala pocong, urban legend Indonesia. Akibatnya, vampir Mandarin pun lebih lekat dengan budaya lokal, dibandingkan dengan vampir ala Barat dan urban legend asing lainnya. Ditambah lagi dengan adegan pengusiran setan yang tak pernah lupa mengangkat unsur agama dan mistik, persis kultur Indonesia yang tak lepas dari makhluk mitos dan perdukunan.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Ryan Reynolds Jadi Bodyguard Samuel L. Jackson?

Jalan cerita yang klise dan cenderung diulang-ulang tak membuat penonton bosan menyaksikan aksi para vampir yang meloncat-loncat dan berkejaran dengan para pendeta agama Tao yang hendak menaklukkan mereka. Berbeda dengan pocong yang loncat-loncat tak tentu arah, vampir yang berbusana tradisional Tiongkok tersebut cenderung bergerak maju dengan tangan teracung lurus ke muka.

Salah satu hal yang khas dari vampir Tiongkok tersebut ialah kertas berwarna kuning menempel di dahi yang juga merupakan mantra penakluk vampir. Drama kejar-kejaran antara vampir dan para pendeta biasanya dimulai dari kecerobohan seseorang yang tak sengaja melepaskan kertas mantra tersebut dari dahi sang vampir. Seram dari awal hingga akhir? Belum tentu.

Di Balik Ngerinya Film Horor Mandarin Tahun 90an | Breaktime
Vampir Cina dalam film horor Mandarin tahun 90an
Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Terungkap Alasan Dicekalnya 3 Film Sejarah Ini

Film horor mandarin tahun 90an tak pernah lupa menyelipkan unsur komedi melalui asisten si pendeta yang lucu sekaligus ceroboh. Jadi, selain dibuat mengintip ngeri dari balik jari tangan, B’timers pasti dibuat terbahak karena kekonyolan sang asisten yang berusaha membantu si pendeta. Alih-alih menangkap para vampir dengan cepat, asisten ceroboh tersebut malah berbuat kekacauan ketika tengah berburu vampir. Formula tersebut terus-menerus diulang dalam setiap film yang mengangkat kisah perburuan vampir, meski nyatanya tetap mengundang banyak penonton di masanya. Beberapa judul tayangan vampir Cina yang pernah beken di layar kaca Indonesia di antaranya ialah Mr. Vampire (1985), Encounters of the Spooky Kind (1980), The Dead and the Deadly (1982), Mad Mad Ghost (1992), dan Musical Vampire (1992).

Tak hanya memorable bagi generasi 80an dan 90an Indonesia yang dulu rajin menonton tayangan tersebut di layar kaca, tayangan bertema vampir tersebut juga merupakan bentuk nostalgia para produsen film dan penikmat aslinya di negeri tirai bambu sana. Disebut juga dengan jiangshi fiction¸ tayangan vampir tahun 90an hingga 2000an tersebut merupakan upaya menghidupkan kembali genre horor yang telah populer sejak peradaban Cina masa lampau, tepatnya pada masa pemerintahan DInasti Qing pada abad ke-17.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Falling for a Murderer: Maundy Thursday Sinopsis

Meski sekilas mirip urban legend vampir dari negeri Barat yang tidur di siang hari dan bangun mencari mangsa di malam hari, para vampir Tiongkok ini menghisap energi kehidupan dari manusia, alih-alih menghisap darah. Selain sebagai tayangan hiburan, tayangan vampir Cina tersebut rupanya ialah perwujudan dari pergelutan antara budaya tradisional dan modern dalam upaya modernisasi CIna. Dengan mengangkat kembali legenda kuno dalam bentuk tayangan modern, diharapkan film horor mandarin tahun 90an akan menjadi pembeda di antara CIna modern dan negara-negara Barat lainnya, sehingga Cina bisa tetap mempertahankan kejayaannya di tengah arus modernisasi.

Bagaimana B’timers? Sudah cukup teringat akan masa kecil Anda menyaksikan film horor Mandarin dan karakter vampir khasnya? Selain bisa menyewa DVD film-film tersebut, Anda juga bisa menyaksikan mereka secara gratis di Youtube lho! (dee)



artikel kompilasi
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE