Dee Puji Film Adaptasi Filosofi Kopi Besutan Angga D. Sasongko | Breaktime
Dee Puji Film Adaptasi Filosofi Kopi Besutan Angga D. Sasongko
15.04.2015
"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan. Kesempurnaan itu memang palsu"
-Filosofi Kopi-

Bagi B’timers penikmat cerita-cerita fresh dari Dewi Lestari alias Dee, bersiaplah untuk menyaksikan cerita pendeknya berjudul “Filosofi Kopi” untuk diangkat ke layar lebar di tahun 2015 ini. Film terbaru tanah air ini hadir dengan berbagai konsep menarik yang bikin Anda puas saat menyaksikannya.

Sejatinya, cerpen Filosofi Kopi telah lama diterbitkan di tahun 2007 lalu. Melalui lembaran setebal 134 halaman ini, Anda diajak merenungi kembali makna kehidupan yang sebenarnya melalui biji kopi. Dengan tutur bahasa yang apik dan lincah, Dee mengenalkan tokoh Ben, seorang pria muda yang mengejar “kesempurnaan” untuk menjadikan bisnis kopinya berkembang pesat.

Di titik inilah, Dee mengungkapkan pesannya bahwa pada dasarnya kesempurnaan itu bersifat palsu dan artifisial. B’timers juga akan diajak pada kesimpulan bahwa tanpa kesempurnaan, hidup ini akan tetap indah apa adanya. Yap, being happy is simple.

Akhirnya, di tanggal 9 April 2015 kemarin, film adaptasi dari cerpen “Filosofi Kopi” besutan Angga Dwimas Sasongko ini akhirnya muncul di layar lebar. Sesaat sebelum peluncurannya, yakni di tanggal 7 April, Dee mengaku bahwa ia tak menyangka bahwa film Filosofi Kopi akan menjadi sebagus itu.

Dalam film berdurasi selama 117 menit ini, B’timers bisa menyaksikan serunya aksi Chico Jericho (Ben) serta Rio Dewanto (Jody) yang bergabung untuk membuat sebuah café dengan konsep paling unik dan spesial di ibu kota.

Tak hanya itu, Chico dan Rio, Julie Estelle juga akan ikut mengambil peran sebagai El. Ia merupakan seorang pakar kopi bersertifikasi internasional yang mengatakan bahwa Ben’s Perfecto, kopi terbaik bikinan Ben, bernilai “not bad” saja. Penilaian El inilah yang mendorong Ben dan Jody untuk menemukan pemilik Kopi Tiwus yang konon dilabeli sebagai kopi terbaik yang pernah ada.

Well, kalau Dee saja memuji film adaptasi yang dilakukan oleh Angga yang sebelumnya sukses menggarap “Cahaya Dari Timur: Beta Maluku”, maka jangan sampai B’timers melewatkan konsep user generated movie yang ada pada film Filosofi Kopi.

Share This Article