6 Crime Movies 90-an yang Picu Aksi Kriminalitas | Breaktime
6 Crime Movies 90-an yang Picu Aksi Kriminalitas
12.05.2015

B’timers, apakah Anda termasuk penggemar film kriminal? Banyak yang menyakini bahwa menoton film kriminal bisa memunculkan sisi ‘jahat’dari seorang manusia. Tapi banyak juga yang menyangkalnya karena menganggap film hanyalah sebuah karya yang dinikmati untuk hiburan. 

Namun menurut seorang psikolog bernama Carl Iver Hovland, memang ada sisi-sisi lain dalam diri manusia yang selalu ingin menirukan apa yang dia lihat, baik secara langsung atau juga melalui media lain, termasuk film. Apa yang dirumuskan oleh Hovland ini biasa disebut dengan copycat crime, di mana sang pelaku kejahatan terinspirasi dengan kriminalitas dalam film yang ditontonnya.

Nah, di tahun 1990-an, muncul beberapa film kriminal yang ternyata bisa memicu kejahatan di dunia nyata, seperti berikut ini:

The Silence of the Lambs (1991)

Film yang meraih banyak piala Oscar dalam berbagai kategori ini menceritakan tentang seorang wanita bernama Clarice Starling dari FBI yang sedang menyelidiki kasus pembunuhan berantai yang dilakukan Buffalo Bill. Ternyata apa yang dilakukan oleh Bill ini ‘ditiru’ oleh seorang pria bernama Gary Heidnik dari Philadelphia, Amerika Serikat. Dia menyekap beberapa orang wanita dalam ruang bawah tanah dan menyiksa mereka sampai ada yang meninggal dunia.

Child’s Play 3 (1991)

Film berjudul “Child’s Play 3” ini menyuguhkan kengerian dari boneka Chucky yang memiliki jiwa dan menjadi pembunuh sadis. Pada tahun 1993, 2 remaja berusia 10 tahun bernama Robert Thompson dan Jon Venables dari Liverpool, Inggris, menculik dan membunuh seorang balita berusia 2 tahun untuk menjadikan tubuhnya seperti boneka Chucky.

Natural Born Killers (1994)

Film ini mengisahkan 2 remaja bernama Woody Harrelson dan Juliette Lewis yang menjadi psikopat dan pembunuh berantai. Korban mereka berdua mencapai 52 orang. Ternyata film ini ‘menginspirasi’ beberapa orang untuk memerankan karakter Woody Harrelson dan Juliette Lewis di dunia nyata dengan korban sesungguhnya. 

Interview with the Vampire (1994)

Pada bulan November 1994 silam, seorang pria bernama Daniel Sterling membunuh pacarnya sendiri, Lisa Stellwagen, di pagi buta karena terinspirasi dari karakter Lestat dalam film “Interview with the Vampire” dan meminum darah pacarnya tersebut langsung dari luka yang dibuatnya.

The Basketball Diaries (1995)

Film yang dibintangi oleh Leonardo DiCaprio sebagai  Jim Carroll ini menceritakan tentang pengaruh heroin terhadap otak. Dalam film ini, dikisahkan bahwa Jim menghabisi seluruh teman-temannya di sekolah dengan menggunakan shotgun. Di dunia nyata, hal tersebut dilakukan oleh seorang pemuda bernama Barry Loukaitis pada tahun 1996 dengan menembaki teman-temannya di kelas karena terinspirasi dari film tersebut.

Scream (1996)

Film ini bercerita tentang seorang psikopat yang menghantui sebuah kota bernama Woodsboro. Dalam melakukan aksinya, sang pembunuh terlebih dahulu mengintai dan menakut-nakuti korban dan kemudian berlanjut ke adegan pembunuhan. Ternyata film ini menjadi inspirasi dari seorang remaja berusia 15 tahun bernama Samuel Ramirez. Dia membunuh ibu kandungnya sendiri, Gina Castillo, karena ingin mengumpulkan uang agar dapat menjadi seorang pembunuh seperti di film Scream. Bahkan dia juga berencana untuk membeli topeng serta pengacak suara elektronik seperti di film tersebut.

Hmm, seram juga ya, B’timers. Semoga saja kejadian semacam ini tak terulang lagi dan film-film kriminal yang ditayangkan bisa menjadi sarana hiburan yang tak memicu kejahatan.

Share This Article