5 Film untuk Peringati Hari AIDS Sedunia | Breaktime
5 Film untuk Peringati Hari AIDS Sedunia
01.12.2015

Hari AIDS sedunia yang diperingati tiap tanggal 1 Desember tentu memiliki banyak cerita dibaliknya. Cerita-cerita ini kemudian diangkat dalam film yang bertemakan AIDS. Penasaran? Intip daftarnya berikut ini!

Angels In America

Film berbentuk miniseri ini, dirilis pada 2003 silam oleh HBO. Mengisahkan tentang kepala biara bernama Walters yang ditinggalkan istrinya akibat mengidap AIDS. Film ini juga dibumbui isu politik terkait runtuhnya kekuasaan Ronald Reagan pada tahun 1985.

Selain menceritakan epidemi AIDS di seluruh Amerika Serikat, film ini juga mengisahkan tentang pasangan homoseksual dengan beberapa adegan mistis.

Precious

Fim yang rilis pada tahun 2009 ini mengisahkan tentang remaja perempuan bertubuh gemuk. Selama bertahun-tahun, ia mengalami kekerasan mental, fisik, serta seksual dari ayahnya. Ia pun sempat dua kali hamil serta mengidap HIV akibat perlakuan ayahnya tersebut.

Namun, kehidupannya berubah dan menemukan jalan terang setelah bertemu seorang guru yang peduli padanya.

How to Survive a Plague

Film ini didedikasikan untuk seseorang yang meninggal pada tahun 1992 karena AIDS. Film dokumenter karya David France ini berfokus pada ACT UP (AIDS Coalition to Unleash Powder) di tahun-tahun awal terjadinya wabah HIV. David menggunakan 700 jam rekaman arsip berupa wawancara, fitur berita, demonstrasi, serta pertemuan anggota koalisi penderita dan aktivis AIDS untuk membuat film ini. Inti dari film ini adalah perjuangan para ODHA dan aktivis untuk mendapatkan dukungan dan perawatan medis yang layak dari pemerintah Amerika Serikat.

Perempuan Punya Cerita

Mungkin hanya beberapa orang saja yang dapat menyaksikan film inspiratif ini, karena film ini ditarik dari peredaran tak lama setelah tayang. Mengisahkan tentang seorang wanita penderita AIDS yang tertular oleh suaminya sendiri. Mengetahui menantu mereka terkena AIDS, orang tua suaminya ini mengambil hak asuh anaknya serta menyalahkan dia atas kematian suaminya.

Cerita ini banyak mengangkat perjuangan wanita yang bertahan melawan penyakitnya dan mencoba untuk tetap mengasuh anaknya.

Waktu Aku Sama Mika

Film yang diangkat dari sebuah novel berjudul sama ini mengisahkan tentang HIV/AIDS di mata remaja. Bagaimana mereka bisa tertular, bagaimana mereka menghadapi pengidap HIV/AIDS, dan bagaimana persepsi salah mereka tentang AIDS.

Film ini mencoba membuka mata kita lebih lebar tentang AIDS, penularannya, serta bagaimana kita seharusnya menghadapi ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS).

Yuk, sadarkan orang-orang disekitar kita tentang HIV/AIDS! Bencilah penyakitnya, bukan penderitanya! (dfr)

Share This Article