Film Adopsi Anime Manga yang Tak Mirip Aslinya | Breaktime
4 Film Live Actions Adopsi Anime/Manga yang Tak Mirip Aslinya
24.10.2015

Sekitar era tahun 1990-an, beberapa film layar lebar yang diadopsi dari game, manga, anime atau juga novel mulai banyak dibuat. Adopsi cerita dari game, manga, anime, dan novel yang sudah lebih dulu dikenal ini diharapkan bisa mendatangkan kesuksesan untuk filmnya.

Sayangnya, tidak semua film adopsian tersebut seperti yang dibayangkan. Ada banyak film yang justru tidak sesuai dengan harapan karena alur atau plot ceritanya menyimpang dan membuat penonton kecewa, seperti beberapa film berikut ini:

Great Teacher Onizuka

Dalam anime dan manga-nya, Eikichi Onizuka digambarkan sebagai karakter yang benar-benar bandel, nakal dan selalu bikin ulah. Tidak hanya itu saja, dia juga sangat mesum. Sayangnya, ketika dibuatkan live action-nya dalam bentuk serial, Onizuka yang diperankan oleh Takashi Sorimachi pada tahun 1998 dan Akira (salah satu anggota dari band asal Jepang, Exile) di tahun 2012, mendadak menjadi seorang yang cinta damai dan jauh dari kata berandalan.

Another

Diadopsi dari manga dan anime berjudul sama, film yang masuk dalam genre horor ini mendapatkan banyak kritik pedas dari penggemarnya karena jalan cerita atau plot yang ada dalam live action-nya melenceng dari cerita aslinya. Tidak sedikit yang kecewa dengan dibuatnya film berjudul Another ini, walaupun dari setting waktu, suasana dan tempat sampai dengan aktor dan aktrisnya memerankan setiap karakter dengan baik.

Shingeki no Kyojin

Dalam Bahasa Inggris, Shingeki no Kyojin diartikan dengan Attack on Titan. Sesaat setelah versi anime dan manga-nya keluar, banyak orang yang langsung menjadi fans dan terus menantikan cerita-cerita selanjutnya. Sayangnya ketika dibawa ke layar lebar dalam bentuk live action, tidak sedikit orang yang mencemooh karena alurnya berbeda, walaupun dari segi pembuatan, setting dan segala macamnya sangatlah bagus.

Dragonball: Evolution

Film yang dirilis pada tahun 2009 silam ini menuai banyak kecaman, kritik pedas sampai dengan cemooh dari berbagai kalangan karena selain alur ceritanya yang tidak jelas, karakter dan semua yang ada dalam film tersebut tidak seperti yang terlihat dalam anime atau manganya.

Dari keempat film di atas, adakah yang juga membuat B’timers kecewa?

Share This Article