Wheelmen: Lance Armstrong, Sisi Kelam Sang Pesepeda Dunia | Breaktime
Wheelmen: Lance Armstrong, Sisi Kelam Sang Pesepeda Dunia
14.05.2015
“Nearly all men can stand adversity, but if you want to test a man’s character, give him power.”
-Abraham Lincoln-

Dunia olahraga punya begitu banyak atlet bertalenta yang bisa menjadi inspirasi, B’timers. Kisah perjalanan karir mereka mencapai kesuksesan hingga berada di masa puncak, masa keemasan di mana mereka tersohor karena prestasi luar biasanya, sampai berbagai peristiwa skandal yang menjatuhkan nama mereka. Semua itu bisa menjadi pelajaran bagi kita asal pandai-pandai menyikapinya.

Seperti kisah pembalap sepeda profesional asal Amerika Serikat, Lance Armstrong, yang pernah didiagnosa menderita kanker. Luar biasanya, dengan semangat dan motivasi yang begitu tinggi, Armstrong berhasil sembuh dari penyakit kanker dan setelahnya sukses menjuarai Tour de France sebanyak tujuh kali berturut-turut.

Suka duka Armstrong sebagai pembalap sepeda profesional ini dituangkan dalam sebuah buku oleh dua penulis hebat, Reed Albergotti dan Vanessa O’Connell. Buku ini diberi judul Wheelmen: Lance Armstrong dan menjadi salah satu best seller yang menuai berbagai review positif dari media besar seperti Lost Angeles Times, USA Today dan The Guardian (UK).

Lance Armstrong, salah satu pembalap sepeda profesional yang mengukir prestasi bersejarah.
Lance Armstrong, salah satu pembalap sepeda profesional yang mengukir prestasi bersejarah.

Bersumber interview langsung dengan sang atlet dan berbagai referensi valid, lewat buku ini para penulis mengupas tuntas hingga sudut terkelam Armstrong di mana ia sempat tersandung kasus doping dan kecurangan. Tak hanya itu, buku ini pun menceritakan bagaimana Armstrong dan para supporternya menggunakan uang, kekuasaan dan bahkan sains mutakhir untuk menaklukkan race tersulit di dunia.

Wheelmen menceritakan bagaimana seorang jenius yang punya image sempurna di mata dunia mencoba melepaskan diri dari berbagai kritikan pedas yang dirasa mengancamnya. Bagaimana rasa kompetitif sampai memicu seorang atlet untuk melakukan doping demi meraih kesuksesan. Buku ini pun membeberkan bagaimana orang-orang Amerika dengan lihainya melakukan spionase internasional dan terobosan teknologi demi berada di posisi puncak.

Lance Armstrong yang luar biasa memang berhasil sembuh dari kanker dan membentuk sebuah tim hebat dengan pencapaian yang belum pernah diraih sebelumnya. Namun pada akhirnya, ambisinya sendiri yang menghancurkan semuanya. Kalau B’timers sangat curious dengan kisah konspirasi terbesar sepanjang sejarah olahraga yang ditulis dengan gambling dalam buku ini, go read Wheelmen: Lance Armstrong!

Share This Article