The Islands at The End of the World, Potret Hawaii yang Mengejutkan | Breaktime
The Islands at The End of the World, Potret Hawaii yang Mengejutkan
24.05.2015
“Right before my eyes, my beautiful islands are changing forever. And so am I…”
-Austin Aslan-

Mendengar seseorang yang berhasil memperoleh gelar master dalam bidang tropical conservation biology dari University of Hawaii, bisakah B’timers membayangkan karya apa yang kira-kira akan diterbitkannya? Sekadar jurnal-jurnal ilmiah seputar konservasi alam?

Well, the answer is no! Alih-alih hanya mendedikasikan waktunya untuk membuat karya-karya ilmiah, Austin Aslan justru ingin mengedukasi pembaca dengan cara yang tergolong unik, yakni dengan lahirnya sebuah novel fiksi berjudul “The Islands at The End of the World”.

Buku yang rilis pada tanggal 5 Agustus tahun 2014 lalu ini menyajikan sebuah kisah perjuangan antara seorang gadis 16 tahun bernama Leilani  harus berjuang bersama ayahnya untuk bertahan hidup di sebuah pulau terpencil dengan situasinya yang amat carut-marut.

Novel fiksi bertema kekayaan budaya Hawaii
Novel fiksi bertema kekayaan budaya Hawaii

Kisah ini bermula ketika sang Ayah mengajak Leilani untuk berobat ke Oahu guna menyembuhkan penyakit epilepsy yang diderita oleh putrinya. Akhirnya, keduanya pun harus berlayar meninggalkan kampung halaman mereka di Big Island menuju Oahu.

Namun, setibanya di Oahu, tsunami besar datang menghantam sisi timur Pulau Hawaii yang mengakibatkan keduanya terjebak di Oahu dan tak bisa kembali pulang. Pasca musibah tsunami, Oahu menjelma sebagai pulau mengerikan yang mana terjadi peperangan karena pihak militer mencoba mengambil kendali atas Oahu, akses listrik terputus, kelaparan melanda, serta terjadi pertiakaian sengit antar suku dan agama.

Dengan sangat apik, Austin sukses menggambarkan kekayaan budaya dan alam Hawaii yang dipadu dengan kisah perjuangan menggetarkan seorang ayah dan anak dalam lembaran sebanyak 384 halaman. Selain itu, B’timers juga akan dibuat terkesima dengan pengalaman spiritual Leilani yang mampu terhubung dengan awan aneh yang muncul di langit Oahu dan banyak disebut sebagai Emerald Orchid.

Apa yang sebenarnya menyebabkan kemunculan awan Emerald Orchid dan mengapa Leilani bisa merasakan keterhubungan dirinya dan awan tersebut? Mampukah Leilani dan ayahnya pulang kembali ke Big Island dalam keadaan selamat? Find the answer by grabbing this book on your hand!

Share This Article