Romansa Klasik yang Penuh Ironi dalam Revolutionary Road | Breaktime
Romansa Klasik yang Penuh Ironi dalam Revolutionary Road
08.06.2015
“A deft, beautiful novel that deserves to be a classic.” – William Styron

Memiliki pasangan sempurna, membangun sebuah keluarga kecil bersama, serta membesarkan anak-anak yang lucu tentu menjadi impian setiap orang. Dan menjalani kehidupan mewah terdengar melengkapi rumah tangga yang sempurna itu, bukan? Begitulah kisah yang tertuang dalam novel Revolutionary Road karangan Richard Yates dan Richard Ford.

Terbit pertama kali pada 1961, karya masterpiece ini merupakan sebuah kisah fiksi yang realistis dan menjadi potret nyata dari impian menyedihkan tentang kehidupan mewah di daerah pinggiran Amerika Serikat pada tahun 1950-an. Diceritakan suami istri, Frank dan April Wheeler, adalah pasangan yang sangat sempurna. Keduanya tampan dan cantik, serta pandai dan talented.

Mereka memiliki dua orang anak yang masih kecil dan hidup di pinggiran kota. Namun, masalah mulai muncul. Tampaknya Frank dan April menikah terlalu dini. Pekerjaan Frank membuatnya jenuh, dan April belum siap menjadi seorang ibu rumah tangga. Sementara, mereka sudah begitu memimpikan kehidupan yang sempurna dan mewah.

Tetapi, kini keyakinan itu goyah dan bahkan membawa kehancuran. Karena rasa kasih sayang yang ternoda oleh kenyataan pahit dan kejam, Frank dan April akhirnya mempertaruhkan sisi spiritual dalam diri mereka, saling mengkhianati bukan hanya satu sama lain, tetapi juga diri mereka sendiri. Cerita yang dikemas dengan detail dan penuh penjiwaan ini ditulis sempurna oleh Richard Yates.

Edisi novel Revolutionary Road yang diterbitkan pada tahun 2011
Edisi novel Revolutionary Road yang diterbitkan pada tahun 2011

Novel bestselling ini telah dicetak sebanyak 36 edisi oleh berbagai penerbit di Inggris dan Amerika Serikat. Tak hanya dalam bentuk buku, novel ini juga tersedia dalam format e-book. Sukses menjadi sorotan lewat ceritanya yang begitu menggugah, kisahnya juga diangkat ke layar lebar pada tahun 2008 dengan judul yang sama dengan novelnya. Film Revolutionary Road pun sukses mengantongi belasan award.

B’timers ingin ikut terhanyut dalam romansa klasik era 1950-an yang menyentuh dan menggugah? Baca bukunya, ya!

Share This Article