Pertempuran Manusia Vs Titan, Komik Attack on Titan | Breaktime
Pertempuran Manusia Vs Titan, Komik Attack Titan
15.06.2015

Pecinta manga tentunya sudah sangat familiar dengan Attack on Titan atau Shingeki Kyojin, ya? Karya Hajime Isayama yang terbit tahun 2009 lalu ini tak hanya mendulang kesuksesan di Jepang, tapi juga terkenal hingga Indonesia.

Komik ber-genre dark fantasy dan juga post-apocalyptic satu ini berkisah tentang hampir punahnya kehidupan manusia dikarenakan serangan mahluk yang bernama Titan. Titan sendiri dalam komik tersebut diceritakan merupakan raksasa berukuran 3-60 meter yang tidak memiliki jenis kelamin. Selain itu, Titan juga memakan manusia hidup-hidup dan kemudian memuntahkannya kembali setelah mati karena tidak memiliki sistem pencernaan.

Hajime Isayama, penulis Attack on Titan
Hajime Isayama, penulis Attack on Titan

Melihat kejadian naas tersebut terus berulang, Eren Yeager sang tokoh sentral yang melihat kengerian ibunya yang dimakan hidup-hidup oleh Titan saat masih kanak-kanak bersumpah untuk bisa membunuh mereka satu persatu dan membalaskan dendam semua umat manusia. Sesudah menjadi dewasa, Eren memutuskan untuk bergabung dengan kekuatan militer untuk menghancurkan keberadaan bangsa Titan.

Dengan merubah dirinya menjadi seperti Titan, Eren menumbuhkan semangat juang para manusia yang keberadaannya sudah sangat terpojok setelah benteng milik manusia hampir dihancurkan oleh sang legenda Titan Kolosal.

Cerita yang sebenarnya sangat rumit ini, disajikan secara apik oleh Hajime Isayama sehingga membuat pembaca dapat mengikuti alurnya dengan jelas. Berkat kelihaiannya tersebut, Attack on Titan kemudian diadaptasi ke berbagai media hiburan,  mulai dari  serial animasi, novel, video games, dan juga diangkat ke layar lebar.

Share This Article