Mengalami Kembali Revolusi Perancis Lewat A Tale of Two Cities | Breaktime
Mengalami Kembali Revolusi Perancis Lewat A Tale of Two Cities
17.04.2015
“Happiness is a gift and the trick is not to expect it, but to delight in it when it comes”
-Charles Dickens-

B’timers penggemar karya-karya klasik yang berkisah seputar Revolusi Perancis? Karya legendaris Charles Dickens yang populer di tahun 1859 berjudul “A Tale of Two Cities” ini layak menjadi bahan bacaan B’timers di rumah.

Novel setebal 489 halaman ini mengambil setting di Paris dan London, tepatnya sebelum dan sesudah masa Revolusi Perancis berlangsung. Karya Dickens ini menceritakan tentang kekacauan yang dialami oleh para petani Perancis yang ditindas oleh kaum aristokrat sehingga memunculkan ide untuk melakukan “pemberontakan” melalui revolusi.

Charles Dickens (1812-1870)
Charles Dickens (1812-1870)

Kebrutalan aksi revolusi yang dilakukan oleh kalangan petani ini dilakukan sekaligus sebagai balasan atas tindakan sewenang-wenang kaum aristokrat. Tak hanya menceritakan kebrutalan yang terjadi selama masa revolusi, Dickens juga menyajikan kisah seorang pria tua yang telah lama menjadi tahanan politik di Bastille bernama Dr. Manette.

Setelah dibebaskan dari penjara, Dr. Manette akhirnya berkumpul kembali dengan putri semata wayangnya, Lucie Manette dan kembali tinggal di London, Inggris. Kisah dalam novel klasik ini semakin bertambah seru ketika ada dua orang pemuda yang memiliki kepribadian saling bertolak belakang jatuh hati pada Lucie.

Adalah Charles Darnay, seorang aristokrat Perancis dan Sydney Carton, seorang pria dengan perilaku anehnya yang  terkenal sebagai seorang pengacara handal di Inggris. Dari setting jalanan London yang begitu tenang, B’timers akan kembali menyaksikan pertumpahan darah di jalanan Paris yang dikenal dengan sebutan “The Reign of Terror”, sebuah masa kekerasan pasca Revolusi Perancis.

Edisi ke empat dari novel Charles Dickens yang terbit pada bulan November 2014 kemarin ini akan menyuguhkan pandangan-pandangan Dickens secara menyeluruh tentang tragedi yang pernah terjadi di benua Eropa, khususnya Perancis. It presents an interweaving of epic drama with personal tragedy that hard for you to miss!

Share This Article