Less Effective on Your Diet, Hindari 3 Bacaan Ini | Breaktime
Less Effective Your Diet, Hindari 3 Bacaan Ini
12.03.2015

“New Year, New You!” Jargon inilah yang selalu memotivasi banyak orang untuk menjalani berbagai program untuk hidup sehat. Langkah utamanya seringkali dimulai dari membaca dan menerapkan tips dan trik dari buku diet. Namun, tahukah B’timers bahwa ternyata ada juga buku diet yang kurang bermanfaat untuk dilakukan?

Di tanggal 8 Desember 2014 kemarin, para pakar diet di Inggris Raya dan Irlandia Utara yang tergabung dalam The British Dietetic Association (BDA) mendaftar top celebrity diets to avoid in the new year. Nah, buku-buku diet dan terapi diet seperti apa saja sih yang ternyata kurang bermanfaat untuk dilakukan?

Urine therapy

Jangan kaget bila suatu hari Anda menemukan buku diet yang menganjurkan untuk meminum urine sendiri atau dikenal pula dengan istilah urine theraphy. Terapi ini dipercaya mampu membuat Anda tampak lebih cantik bahkan juga diklaim sebagai anti-kanker.

Namun, pihak BDA menyatakan bahwa urine theraphy tidak memiliki bukti ilmiah yang dapat memberikan manfaat pada tubuh dan tingkat keamanannya pun diragukan. Bahkan, klaim yang mengatakan urine therapy memiliki peran sebagai “obat” anti-kanker juga sama sekali tidak didukung dengan penelitian ilmiah.

Paleo Diet

Nah, buku tentang Paleo Diet atau Paleolithic Diet, the Caveman diet, dan the Stone Age Diet juga banyak beredar di pasaran. Buku diet ini menganjurkan Anda untuk kembali mengonsumsi makanan-makanan yang ada di era prasejarah dan meninggalkan makanan olahan dari susu, biji-bijian, polong-polongan, gula, minyak olahan, garam, dan kopi agar tubuh menjadi lebih sehat.

Jurrasic fad! Pihak BDA menuturkan bahwa tanpa adanya alasan medis yang jelas, there is absolutely no need to cut any food of your meals! Bahkan, bila Anda secara total menghindari produk olahan susu yang kaya akan kandungan kalsium, kesehatan tulang akan benar-benar dalam ancaman serius!

Sugar Free Diet

Banyak buku yang menulis bahwa menghindari gula secara total dalam makanan Anda juga akan menunjang keberhasilan diet. But, let’s face the truth that it’s almost impossible! Buku-buku yang mengkampanyekan “sugar free diet” pada akhirnya juga akan menyarankan untuk mengonsumsi palm sugar atau madu untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dalam tubuh, where as they are actually just sugar in another form and this is a huge contradiction.

Well, tidak semua saran yang ada dalam buku diet selalu cocok untuk diterapkan pada tubuh. Oleh karena itu, kapanpun B’timers ingin menjalani sejumlah diet, jangan ragu untuk mendiskusikan keputusan tersebut dengan dokter dan para ahli gizi agar kebutuhan nutrisi dalam tubuh tetap terpenuhi, bukan malah menambah masalah kesehatan baru.

Share This Article