“Hegemony or Survival”, Buku “Cadas” yang Tampar Politisi AS | Breaktime
“Hegemony or Survival”, Buku “Cadas” yang Tampar Politisi AS
08.04.2015
“Hundreds of billions of dollars are spent every year to control public mind”
-Noam Chomsky-

Belum ada seorang penulis di pertengahan abad ke-20 yang telah banyak membuat dokumentasi sekaligus aktif mengkritik kebijakan luar negeri Amerika Serikat seperti Noam Chomsky. Ia merupakan seorang profesor linguistik terkemuka dan sangat disegani di Massachusetts Institute of Technology (MIT).

Kepakarannya dalam bidang linguistik ini mengantarkannya untuk melebarkan sayap ke studi politik dengan menulis lebih dari 30 buku dengan berbagai tema. Sejak 1965, pria yang lahir pada tanggal 7 Desember 1928 di Philadelphia, Pennsylvania, Amerika Serikat ini telah menjalin kontrak secara langsung dengan lebih dari 60 penerbit di seluruh dunia.

Noam Chomsky, penulis fenomenal yang saat ini sudah berusia 86 tahun
Noam Chomsky, penulis fenomenal yang saat ini sudah berusia 86 tahun

Uniknya, berbagai buku berisi pemikiran emasnya di bidang politik ini sebenarnya tidak begitu mudah beredar di Benua Amerika . Hal ini lantaran Chomsy dikenal sebagai tokoh intelektual yang memiliki ideology anti-mainstream. Ia sering mengagetkan publik dengan berbagai pandangan masyarakat Amerika pada umumnya yang terkadang ia tak ragu menyebut mereka sebagai “pembebek garis resmi kebijakan Amerika Serikat”.

Salah satu karya Chomsky yang sempat menyentak publik dan elit pemerintahan Amerika Serikat adalah buku berjudul “Hegemony or Survival” yang terbit di tahun 2003. Buku yang segera menjadi national bestseller.  With the striking logic that is his trademark, Chomsky habis-habisan mengkritik keinginan Amerika Serikat yang ingin mendominasi kebijakan berbagai negara lain dalam skala luas.

Buku setebal 320 halaman ini juga secara tajam membongkar manifestasi politik terbaru seputar definisi terorisme yang berujung hegemoni untuk melakukan nominasi kebijakan. Lucidly written, “Hegemony or Survival” menjadi karya terbaik from one of today’s most influential thinkers. 

Kecerdasan pemikiran Chomsky ini juga mendapatkan pengakukan dari pihak New York Times Book Review dengan berkomentar. “Reading Chomsky today is sobering and instructive…He is a global phenomenon…perhaps the most widely read voice on foreign policy on the planet.” Bagaimana? Apakah B’timers tertarik untuk membaca buku fenomenal ini? Jangan lupa untuk berburu karya-karya terbaru Chomsky lainnya di tahun 2015 ini.

Share This Article