Kurangi Konsumsi Gandum, Find Your Path Back to Health | Breaktime
Kurangi Konsumsi Gandum, Find Your Path Back to Health
21.02.2015

Seorang ahli kardiologi Amerika ternama, William R. Davis, MD merupakan penulis yang berhasil menarik perhatian masyarakat luas, khususnya negera Paman Sam melalui karya berjudul “Wheat Belly” yang diluncurkan pada tanggal 30 Agustus 2011.


Dalam buku setebal 292 halaman tersebut, William Davis menemukan bahwa menghindari gandum dari pola makan akan mencegah timbulnya penimbunan lemak yang bersembunyi di dalam tubuh serta memerangi beragam jenis masalah kesehatan.


Hal ini didasarkan pada fakta bahwa setiap hari warga Amerika mengonsumsi lebih dari 200 juta makanan yang berbahan gandum dan lebih dari 200 juta orang yang mengonsumsinya sering mengalami masalah kesehatan, mulai dari timbulnya ruam kecil, gula darah meningkat, hingga munculnya lipatan-lipatan lemak yang disebut Davis sebagai “wheat bellies”.


Setelah menyaksikan lebih dari 2000 orang pasiennya berangsur-angsur mendapatkan kondisi kesehatan yang mulai membaik pasca mengurangi makanan bergandum, Davis sampai pada kesimpulan yang agak mencengangkan bahwa pengurangan gandum adalah kontributor utama pada keberhasilan program diet dan kesehatan yang optimal.


Buku ini langsung mendapatkan predikat sebagai “New York Times bestseller” dan tak kurang dari satu juta kopi dari buku diet ini terjual habis dalam rentang waktu yang tergolong singkat. Now, be ready to find out that weight loss can occur at a surprising rate, paling tidak sekitar 6 hingga 8 kilogram pada bulan pertama setelah B’timers menghindari makanan berbahan gandum untuk sementara waktu. Selamat mencoba!

 

Share This Article