Honeydew, Collections of Short Stories Not To Be Missed
Honeydew, Collections of Short Stories Not To Be Missed | Breaktime
31.01.2015

Pemenang penulis cerita pendek terbaik, Edith Pearlman, kembali muncul dengan menghadirkan koleksi terbarunya seputar fiksi cerita pendek yang kemudian dibukukan dengan judul “Honeydew”. Buku terbaru Pearlman yang mulai ramai diburu oleh warga Inggris di bulan Januari ini menjadi buku bacaan wajib B’timers yang selalu haus dengan berbagai penyajian kisah dengan sudut pandang berbeda.

Yap, di dalam buku Pearlman ini ini, B’timers akan menemukan dua puluh cerita yang masing-masing selalu mampu memberikan ilham baru pada setiap pembacanya. Even, it’s very normal if you turn the 279 pages only in some few hours and find yourself to reread it again and again!

Pearlman banyak  manampilkan kisah tentang betapa rumitnya menjadi manusia dengan rangkaian kata yang terasa akrab bagi pembaca. Bagaimana tidak, cerita pendek Pearlman ini banyak mengangkat  tema yang sangat lazim dalam kehidupan sehari-hari seperti perselingkuhan, hamil di luar nikah, anorexia, maupun konsumsi narkoba.

Namun, tentu saja bagian yang paling menarik dari Honeydew adalah kisah tentang kehidupan Emily Knapp muda yang sempat berharap bahwa ia terlahir sebagai seekor kutu. Selain itu, ada pula kisah berjudul “Tenderfoot” yang menceritakan seorang janda yang berprofesi sebagai ahli pedicure yang kembali mencari cinta hingga akhirnya ia dipertemukan dengan seorang laki-laki yang telah lama memendam trauma dalam dirinya.

Bahkan, Pearlman juga dengan sangat apik mengisahkan tentang kehidupan seorang anak berkebutuhan khusus yang menderita pentachromatic vision. Masalah tentang kasus imigrasi juga tak lupa menjadi sorotan Honeydew melalui kisah sekelompok imigran asal Somalia yang terlantar di pinggiran kota Boston, termasuk juga kisah profesor Latin yang mendapatkan banyak undangan untuk bicara dan menyibak misteri kehidupan dan kematian.

Pearlman dengan sangat cantik dan elegan “membekukan” semua kejadian sehari-hari menjadi rangkaian kisah bertabur dengan keindahan dan aura rendah hati yang mampu melahirkan banyak inspirasi pada setiap orang yang membaca karyanya. This story is once more demonstrating Pearlman as a master of wise and forgiving in terms of literary works! This book is surely not to be missed!

Share This Article