Beautifully Untold Story of Austin Murders: “See How Small” | Breaktime
Beautifully Untold Story of Austin Murders: “See How Small” | Breaktime
07.02.2015

Di suatu malam musim gugur kota Austin, Texas, tiga orang gadis belia baru saja menyelesaikan pekerjaan mereka di ice cream shop. Namun, siapa sangaka bila momen itu menjadi kenangan terburuk sepanjang masa serta terakhir kali mereka menikmati malam-malam musim gugur di Texas?

Inilah sebuah novel baru yang kembali diluncurkan oleh Scott Blackwood untuk mengajak Anda menyelami sebuah kisah pembunuhan yang terjadi dalam beberapa menit, tapi butuh waktu bertahun-tahun bagi keluarga dan teman ketiga gadis tersebut untuk sepenuhnya menerima kenyataan yang tentu saja mereka tak pernah berhasil melakukannya.

Plot yang diangkat oleh Scott Blackwood dalam novel terbarunya berjudul “See How Small” akan terlihat sangat familiar, terutama bila B’timers pernah menghabiskan waktu cukup lama di central Texas. Kisah ini banyak terinspirasi dari kasus pembunuhan di toko yoghurt pada tahun 1991 yang masih belum terselesaikan hingga sekarang.

Dalam novel ini, dikisahkan dua orang lelaki asing tengah masuk ke dalam toko es krim, sesaat sebelum tiga gadis tersebut menutup toko. Kemudian, lelaki tersebut mengikat ketiga gadis remaja tersebut dalam kondisi tanpa busana dan membakar toko tersebut.

Sulit untuk memahami alasan logis atas terjadinya kasus pembunuhan keji yang telah mengguncang sekaligus menghantui kota Austin. Namun, Blackwood telah berhasil menulis sebuah novel mencekam sekaligus mengalir indah tentang bagaimana cara warga menghadapi peristiwa kehilangan tiga orang gadis yang terjadi begitu saja.

Novel ini benar-benar akan mengajak B’timers untuk melihat sudut pandang keluarga korban dan para saksi yang telah lama mencoba untuk bersabar ditengah kekejian yang merajarela. Justice remains elusive in their world! It’s an epic novel, sophisticated, and beautifully told!

Share This Article