An Appealing Book to Consider in 2015: Outline | Breaktime
An Appealing Book to Consider in 2015: Outline
14.02.2015

Pernahkah B’timers merasa bahwa sebuah buku bisa hadir tepat di saat Anda benar-benar membutuhkannya? Anda yang merupakan pengagum cerita fiksi tampaknya harus banyak bersyukur atas lahirnya sejumlah novel terbaru dan berkualitas yang akan semakin memperkaya khazanah di bidang sastra.

Adalah Rachel Cusk yang kembali melahirkan karya barunya berjudul “Outline”. Ini merupakan novel ke delapan Chuck setelah ia mengeluarkan buku “Aftermath: On Marriage and Separation” di tahun 2012. Buku terbaru Chuck ini bisa dibilang sangat berbeda dari kebanyakan buku yang sedang hits di pasaran.

Outline sendiri berkisah tentang seorang penulis wanita yang tinggal di London bersama dengan kedua anaknya yang masih remaja. Buku ini juga menceritakan sejumlah peristiwa yang terjadi di Athena, tempat dimana Faye mengajar. Tokoh utama dalam novel Outline ini memiliki karakter sebagai sosok orang yang lebih senang menjadi pendengar, penanya, atau pemikir intelektual.

Alur penceritaan Outline tergolong langsung mengarah pada intinya, tapi tetap memiliki perpindahan halus yang menyadarkan B’timers tentang cara mencintai serta meninggalkan seseorang di suatu masa.

Bagian unik dari novel Cusk ini tampak dari banyaknya porsi monolog dan percakapan kecil yang seolah menyedot perhatian Anda untuk terus larut ke dalam alur-alur cerita penulis asal Kanada ini. Terkadang, beberapa bagian dari karya Cusk ini juga akan membangkitkan kenangan B’timers pada literatur penulis drama terkenal Harold Pinter atau komedia Wallace Shawn.

Dalam buku terbarunya ini, Cusk menaburkan banyak sekali “hadiah-hadiah” istimewa. Di tangan novelis berusia 47 tahun ini,  Anda akan disuguhi dengan pemikirannya yang kritis, tepat sasaran, sekaligus mengandung unsur melankolis pada sisi yang lain.

Outline merupakan sebuah novel sarat makna yang akan banyak menyadarkan pembaca tentang bagaimana mengenali jati diri saat B’timers serta makna keberhasilan dalam semua ranah kehidupan. It’s so priceless to leave behind!

Share This Article