4 Buku Paling Kontroversial di Dunia. Sudah Baca? | Breaktime
4 Buku Paling Kontroversial di Dunia. Sudah Baca?
23.04.2015
“Controversial as we all know, is often a euphemism for interesting and intelligent.”
-Kevin Smith-

Buku yang bagus adalah yang bisa membawa para pembaca seolah-olah mengalami langsung kejadian yang ada di dalamnya. Bahkan, banyak buku yang membuat pembacanya jadi lupa waktu lantaran terhipnotis dengan kisah-kisah luar biasa yang tertulis. Tak sedikit pula buku yang mampu mengubah pemikiran dan keyakinan seseorang, lantaran kepiawaian penulisnya dalam memoles kata-kata.

Nah, berikut ini ada 4 buku kontroversial yang layak B’timers baca!

The Satanic Verses 

The Satanic Verses oleh Salman Rushdie
The Satanic Verses oleh Salman Rushdie

Buku ini menyebabkan kontroversi yang sangat hebat di kalangan penduduk Muslim dunia. Dirilis pada akhir tahun 1980-an, “The Satanic Verse” membuat umat Islam marah terutama pemimpin spiritual Iran, Ayatollah Khomeini. Sebuah fatwa dikeluarkan oleh Ayatollah Khomeini, warga Iran yang bisa membunuh Rushdie, penulis The Satanic Verse, akan dihadiahi USD 3 juta. Buku ini sangat dikecam lantaran berisi penghujatan terhadap agama Islam.

The Da Vinci Code 

The Da Vinci Code oleh Dan Brown
The Da Vinci Code oleh Dan Brown

Tak cuma agama Islam yang diguncang kontroversi melalui buku, agama Katolik pun mengalami hal serupa. Melalui tulisan Dan Brown ini, kisah the dark secret yang disembunyikan oleh Gereja Katolik selama ratusan tahun kembali terangkat. Tak cuma itu, “The Da Vinci Code” juga menyoroti Ketuhanan Kristus dalam kisah berbalut tema seni, arsitektur, sejarah, dan juga geografis. 

The Chocolate War 

The Chocolate War oleh Robert Cormier
The Chocolate War oleh Robert Cormier

Cerita dalam buku ini membuat para orang tua resah, karena banyaknya kisah kekerasan, kata-kata makian, bahkan adegan masturbasi yang tergambar dengan vulgar. “The Chocolate War” dirilis pada tahun 1974 dan ditujukan untuk para remaja serta dewasa awal. Namun karena kontroversinya ini, “The Chocolate War” justru ditolak banyak toko buku dan perpustakaan. 

The Harry Potter 

The Harry Potter series oleh JK Rowling
The Harry Potter series oleh JK Rowling

B’timers tidak menyangka bukan, buku yang mendulang kesuksesan luar biasa ini pernah menimbulkan kontroversi hebat di awal kemunculannya? Sejak tahun 2000 hingga 2005, banyak sekali upaya yang dilakukan untuk menarik “The Harry Potter” dari peredaran. Cerita karangan JK Rowling ini dianggap menggalakkan satanisme yang dikhawatirkan akan mempengaruhi anak-anak serta remaja.

Bagaimana pun juga, buku tetaplah buku. Betapa kontroversialnya isi sebuah buku, tetap bisa dijadikan pelajaran dan dipetik hikmahnya oleh pembaca. Yang terpenting, B’timers harus tetap bijak dan bisa bersikap objektif menanggapi isi mendiskreditkan suku, agama, atau ras tertentu. Selamat membaca!

Share This Article