4 Buku Kontroversial Yang Sempat Di-Black List di Seluruh Dunia | Breaktime
4 Buku Kontroversial Yang Sempat Di-Black List di Seluruh Dunia
09.08.2015

Di dunia ini ternyata banyak penulis berbakat yang lebih tertarik untuk membuat buku kontroversial. Tak heran bila nama mereka pun semakin melejit, terlepas dari kontroversi atas karyanya yang menuai banyak kritik dan kecaman dari berbagai lapisan masyarakat. Nah, apa sajakah buku-buku yang sempat masuk dalam jajaran black list? Penasaran? Yuk, intip daftar berikut ini:

1984

Diklaim berisi opini ngawur dan tidak berdasar
Diklaim berisi opini ngawur dan tidak berdasar

Buku yang pertama kali terbit tahun 1947 ini ditulis George Orwell menjelang kematiannya. Terlepas dari kepiawaiannya menceritakan kisah masa depan yang terasa begitu nyata, topik-topik seputar totaliterisme, penyiksaan, pengendalian pikiram pelanggaran privasi, sensor, seks, dan gagasan tentang sosok "Big Brother" dalam buku ini dikecam oleh banyak pihak.

Sejumlah pihak menilai bahwa 1984 yang ditulis Orwell merupakan karya yang sangat tak berdasar. Tak heran bila buku ini sempat dilarang beredar, bahkan di benua Amerika sekalipun lantaran dinilai berseberangan dengan paham demokrasi sosialis yang dianut di sana.

American Psycho

Dinilai menggambarkan unsur kekerasan terlalu gamblang
Dinilai menggambarkan unsur kekerasan terlalu gamblang

Buku setebal 461 halaman ini merupakan karya satir yang ditulis oleh Bret Easton Ellis. Novel ini bercerita tentang kehidupan tak sehat pemuda Amerika yang gila akan materi. Cerita di dalamnya ditulis dari sudut pandang orang pertama bernama Patrick Bareman, seorang pembunuh berantai dan pebisnis kota elit Manhattan. Novel ini di-black list karena menyajikan kisah tentang kesadisan dan kekerasan seksual yang sangat gamblang.

To Kill a Mocking Bird

Mengusung ide rasisme di Amerika Serikat
Mengusung ide rasisme di Amerika Serikat

Novel besutan Harper Lee dinilai sebagai salah satu karya fiksi terbaik dalam sastra Amerika. Sayangnya, buku ini sempat dicekal untuk beredar karena menceritakan tentang seorang pengacara bernama Atticus yang membela warga kulit hitam setelah dituduh memperkosa wanita berkulit putih. Fokus novel yang menyoroti tema rasisme menjadi alasan utama mengapa buku ini dicekal.

And Tango Makes Three

Dinilai mengadopsi ide perkawinan sesama jenis
Dinilai mengadopsi ide perkawinan sesama jenis

Buku ber-cover "imut" dan hanya berisi 32 halaman karya Justin Richardson ini juga termasuk buku kontroversial yang dilarang beredar. Buku ini bercerita tentang dua ekor penguin jantan bernama Roy dan Silo yang ada di kebun binatang pusat New York City. Ketika kedua penguin tersebut sedang mengerami batu yang bentuknya mirip telur, petugas kebun binatang justru memberikan telur sungguhan untuk dierami.

Akhirnya, kedua penguin ini pun memiliki "anak" bernama Tango. Buku ini sempat dicekal di berbagai belahan dunia untuk beredar karena melahirkan kontroversi pada pernikahan sesama jenis dan homoseksual.

Nah, itulah buku-buku "unik" yang mengandung berbagai unsur kontroversial sehingga sempat dilarag beredar. Tertarik untuk membacanya, B’timers?

Share This Article