Ternyata Sinterklas Tidak Bertubuh Gemuk. Ini Dia Kisahnya
Author: Akhmad F

Ternyata Sinterklas Tidak Bertubuh Gemuk. Ini Dia Kisahnya

Breaktime.co.id - Hari Raya Natal sangat identik dengan sosok Sinterklas. Saat menjelang Natal banyak bokena sinterkla yang menghiasi berbagai rumah, pusat perbelanjaan, sampai taman bermain.

Sinterklas digambarkan sebagai sosok laki-laki tua bertubuh gepal yang memiliki janggut putih panjang dan berbaju merah. Pada malam Natal biasanya Sinterklas mengendarai kereta rusa kutub untuk membagikan hadiah kepada anak-anak.

Ternyata sosok sinterklas hanyalah tokoh fiktif dan tokoh khayalan saja. Sinterklas terinspirasi dari seorang uskup gereja katolik yang bernama Sait Nicholas. Sosol aslinya berbeda jauh dengan sinterklas, Sait Nicholas berpostur kurus tinggi dan berwibawa.

Baju merah yang menjadi ciri khas sinterklas awalnya karena iklan produk Cola-Cola pada tahun 1931 yang memperkenalkan sinterklas dengan kostum merah. Sebelumnya sinterklas digambarkan dengan baju berwarna hijau yang seirama dengan nuansa musim salju yang dingin dan fresh.

Banyak yang percaya bahwa sinterklas akan membagikan hadiah lewat cerobong asap. Ternyata hal itu juga terispirasi dari Saint Nicholas. Dahulu Saint Nicholas membantu tiga wanita yang nyaris terjun ke dunia prostitusi karena harus menanggung hutang ayahnya, dengan memasukan tiga kantung emas dari cerobong asap untuk membatu keluarga tiga gadis tersebut.

Dahulu di Vatikan nama Sinterklas pernah dihapus dan dilarang untuk dianggap sebagai orang suci, akan tetapi karena banyak masyarakat yang protes, akhirnya sinterklas dibiarkan dan dibebaskan untuk masyarakat memilih menganggapnya sebagai orang yang suci atau bukan.

Mau tau serunya gabung bareng komunitas Breaktime? Buruan isi form ini