Resep Rendang Belut, Selera Unik Dari Minang l Breaktime
Resep Rendang Belut, Selera Unik Dari Minang
03.08.2017

B’timers, siapa sih yang tak kenal rendang? Kuliner khas Sumatera Barat ini telah menjadi citarasa nusantara dengan bumbu rempah dan sensasi pedasnya yang menggoyang lidah. Sayangnya, jenis rendang yang popular di rumah makan Padang hanyalah rendang daging sapi. Padahal, masih terdapat banyak jenis rendang berbahan dasar selain daging sapi.

Di Sumatera Barat sendiri, masyarakat setempat mengenal rendang telur, rendang lokan (sejenis kerang air tawar berukuran besar), rendang jariang (bahasa Minang untuk jengkol), rendang paru, rendang pakis, rendang ayam, rendang udang, rendang pucuk ubi (istilah lain untuk daun singkong), rendang daun kayu (berasal dari daun pohon surian), rendang sipuluik itam (ketan hitam), rendang jantung pisang, serta rendang belut. Kali ini, B’timers akan diajak untuk mengeksplorasi resep rendang belut. Dengan sensasi orisinal asin gurih ala belut, belut yang hanya dengan digoreng saja sudah nikmat, akan semakin mantap dengan bumbu rendang.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Terbongkar, Resep Rahasia Steak Termahal Dunia!

Secara tradisi, rendang belut merupakan masakan adat masyarakat di wilayah Batusangkar, Sumatera Barat. Hidangan tersebut wajib ada sebagai ritual untuk menghormati tamu undangan pada saat acara besar, seperti Batuka Tando yang merupakan ritual pertemuan 2 keluarga yang akan saling menikahkan anaknya.

Sebelum berkreasi dengan resep rendang belut, terlebih dahulu siapkan sejumlah belut sesuai selera dalam baskom berukuran besar. Pilih belut dengan tebal sebesar jari telunjuk orang dewasa. Selanjutnya, cuci belut hingga bersih untuk kemudian dibakar di atas arang kelapa. Tahap pembakaran tersebut bertujuan untuk menghilangkan lendir dari belut. Setelah dibakar, lumuri belut dengan jeruk nipis, garam, dan bawang putih. 

Kelezatan masakan Minang tertuang dalam Resep Rendang (infosumbar.net)
Kelezatan masakan Minang tertuang dalam Resep Rendang (infosumbar.net)
Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Sushi Cookie Pop: Resep Kue Kering Paling Top

Selanjutnya, goreng belut dalam durasi yang tidak terlalu lama untuk menghindari belut menjadi terlalu kering, sehingga tetap empuk dan masih memiliki citarasa khas belut. Reno Andam Suri dalam bukunya, Rendang Traveller: Menyingkap Bertuahnya Rendang Minang, menyatakan bahwa rendang belut ini akan lebih nikmat apabila digoreng dengan menggunakan minyak samba. Minyak samba merupakan minyak hasil dari proses pembuatan rendang. Minyak tersebut berasal dari minyak kelapa tua yang telah dipakai memasak rendang sebelumnya, lalu ditiriskan hingga menyisakan minyak yang cukup banyak.

Beberapa rempah lainnya dapat Anda masukkan sesuai selera ke dalam kuah santan yang dimasak hingga mengental, lalu disusul dengan memasukkan daging belut. Masukkan cabai sekitar 2 ons atau selera Anda. Apabila B’timers tidak menginginkan citarasa rendang yang terlalu pedas, masukkan cabai secukupnya saja karena daun surian telah turut memberikan tambahan rasa pedas. Khusus untuk ketumbar, masyarakat setempat menggunakan ketumbar yang masih hijau yang telah digiling halus bersama dengan bumbu lainnya. Ketumbar hijau tersebut menciptakan aroma masakan yang mirip dengan masakan Vietnam dan Thailand.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Resep Bakso Beranak, Hitsnya Menggelikan Lidah

Uniknya, rendang belut dimasak dengan perpaduan berbagai dedaunan, yakni daun belimbing, daun kedondong, daun asam kesambi, daun ayang-ayang, daun alem-palem, daun kunyit hitam, serta daun surian. Ketujuh jenis dedaunan tersebut dimasukkan satu-persatu sambil terus mengaduk kuah santan. Aduk terus hingga santan berubah warna menjadi lebih gelap dan mengental. Untuk santan, 4 butir kelapa dibutuhkan bagi setiap kilogram belut. Setelah santan berubah warna menjadi gelap, masukkan belut yang telah digoreng lalu aduk terus secara perlahan dengan api kecil hingga kuah santan mengering.

Berbeda dengan resep rendang yang pada umumnya memiliki rasa khas pedas gurih, resep rendang belut yang satu ini akan terasa sedikit asam karena menggunakan bumbu daun belimbing dan daun asam kesambi. B’timers wajib mencoba sensasi kenikmatan rendang belut yang satu ini! (dee)



artikel kompilasi
related img
icon maps
PAPUA
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
PAPUA
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
PAPUA
TRAVEL GUIDE