Buffet vs PP: Mana yang Pas untuk Pernikahan? | Breaktime
Buffet vs Per Potion: Mana Hidangan yang Pas untuk Pernikahan Anda?
21.06.2015

Dalam sebuah pesta pernikahan, makanan yang dihidangkan untuk para tamu biasanya menghabiskan 40 hingga 50 persen dari total budget. Tapi sebelumnya, B’timers harus menentukan terlebih dahulu cara penyajian makanan untuk para tamu. Di Indonesia, yang paling umum adalah buffet dan per portion. Apa saja ya, perbedaannya?

Buffet

Tamu mengambil hidangan sendiri untuk tipe buffet
Tamu mengambil hidangan sendiri untuk tipe buffet

Buffet lebih dikenal dengan istilah prasmanan di Indonesia. Tipe ini menyajikan makanan dan minuman dengan menatanya pada meja panjang, sehingga para tamu dapat mengambil sendiri hidangan yang diinginkan.

Pada tipe buffet, ada dua macam makanan yang disajikan, yaitu light buffet yang menghidangkan makanan ringan, serta full buffet yang menghidangkan makanan berat.

Keuntungan jika B’timers memilih buffet adalah bisa lebih menghemat biaya, karena tidak memerlukan banyak staf catering, para tamu juga bisa memilih makanan sesuai selera dan porsinya serta berbaur dengan yang lain. Namun, tipe buffet memang terlihat kurang elegan karena para tamu harus mengantri dan melayani diri mereka sendiri.

Per Portion

Penataan meja untuk tipe per portion
Penataan meja untuk tipe per portion

Per Portion atau sering disebut dengan ‘piring terbang’ di beberapa daerah adalah cara penyajian makanan yang paling tradisional, namun tetap formal. Pada tipe ini, para tamu duduk di kursinya masing-masing dan disuguhi hidangan sebanyak tiga kali, yaitu makanan pembuka, menu utama, dan dessert.

Menggunakan tipe per portion membuat Anda lebih mudah menentukan jumlah hidangan yang akan disajikan, yaitu sesuai jumlah undangan. Namun, beberapa tamu mungkin tidak menghabiskan makanannya, sehingga akan terdapat banyak makanan sisa. Selain itu, budget Anda akan terkuras untuk biaya staf catering.

Nah, setelah tahu kelebihan-kekurangan buffet dan per portion, B’timers lebih suka yang mana, nih?

Share This Article