Selera Meneer Berkuliner Peranakan Khas Semarang | Breaktime
Selera Meneer, Nikmati Nostalgia dengan Kuliner Peranakan Khas Semarang
20.07.2015

Menikmati beraneka ragam kuliner mungkin bisa dengan mudah Anda lakukan di ibu kota. Namun untuk makanan peranakan khas Semarang, ada satu tempat yang wajib Anda kunjungi.

Ya, untuk kuliner yang satu ini hanya bisa Anda jumpai di Selera Meneer, restoran peranakan khas Semarang. Beberapa makanan khas peranakan seperti Galantine dan Sup Tomat Mevrouw Mintje mungkin hanya akan Anda jumpai di tempat ini.

Resto yang berada di kawasan Jalan KH Ahmad Dahlan, Kebayoran Baru ini terasa sangat homy dan nyaman. Suaasana hangat makin terasa dengan interior klasik yang dihiasi vas bunga kuno dan lukisan antik. Resto ini menghidangkan makanan khas peranakan Semarang (Jawa), Cina dan Belanda. Jika B'timers mencicipi makanan di sini, memori Anda akan terbawa ke masa lampau, seperti yang diungkapkan oleh Febiana Darmosusilo, pemilik resto ini.

Cita rasa menu yang disajikan menjadi nilai jual utama resto ini sehingga resep masakan turun temurun tanpa menggunakan MSG dan pengawet tetap dipertahankan.

Selera Meneer, Berkuliner Peranakan Khas Semarang
Set menu makanan favorit

Bagi B'timers yang penasaran dengan masakan peranakan, cobalah Bistik Ayam a la Meneer (Rp 27.500,-) yang terdiri dari daging ayam, wortel dan buncis rebus, kentang goreng, serta acar. Makanan berkuah ini pas Anda nikmati saat lunch.

Selera Meneer, Berkuliner Peranakan Khas Semarang
Bistik Ayam

Ada juga Galantine (Rp 27.500,-), makanan yang terbuat dari daging ayam dan daging sapi, digiling halus lalu dibentuk bulat semacam rolade. Saat penyajian, makanan ini ditemani kentang goreng, telur dan sayuran rebus, serta selada.

Selera Meneer, Berkuliner Peranakan Khas Semarang
Galantine

Berikutnya ada Lontong Cap Gomeh Sam Po Kong (Rp 30.000,-) yang berisi sate abing (semacam rendang daging sapi), lontong, opor ayam, telur pindang, sambal goreng ati, lodeh, dan bubuk kedelai.

Selera Meneer, Berkuliner Peranakan Khas Semarang
Lontong Cap Gomeh

Untuk bernostalgia dengan makanan khas tempo dulu, yang sudah ada sejak jaman penjajahan Belanda tersedia Sup Tomat Mevrouw Mintje (Rp 20.000,-), Bistik Ayam ala Meneer (Rp 27.500,-), dan Jus Sterk sayur (Rp 18.000,-).

Selain makanan, menu minuman di resto ini juga sangat unik, salah satunya Wedang Kacang Tanah (Rp 10.000,-). Minuman tradisional dari kacang tanah yang diberi campuran gula pasir dan daun pandan ini pasti bikin Anda ketagihan.

Selera Meneer, Berkuliner Peranakan Khas Semarang
Wedang Kacang Tanah

Ada juga Es Cincau Hijau (Rp 15.000,-), minuman yang berkhasiat untuk menyembuhkan panas dalam ini terasa segar dinikmati saat musim kemarau.

Selera Meneer, Berkuliner Peranakan Khas Semarang
Es Cincau Hijau

Es Cendol Nangka (Rp 18.000,-), minuman dingin yang besisi cendol, terbuat dari tepung beras dan dicampur dengan potongan buah nangka. 

Selera Meneer, Berkuliner Peranakan Khas Semarang
Es Cendol Nangka

Untuk B’timers yang ingin bernostalgia dengan masakan tradisional rumahan, khususnya masakan peranakan, luangkan waktu Anda bersama Selera Meneer!

Share This Article