Rahasia di Balik Trendingnya 3 Kafe di Bandung | Breaktime
Rahasia di Balik Trendingnya 3 Kafe di Bandung
03.10.2017

Bandung Kota Bunga, Bandung Kota Lautan Api, dan satu lagi julukan yang tepat untuk menggambarkan kota yang sejuk ini adalah, Bandung Kota Cafe Gaul. Yap, jika Anda berkunjung ke kota Bandung, Anda akan mengerti kenapa BreakTime memberikan julukan tersebut. Kemanapun Anda pergi, Anda akan menemukan berbagai macam kafe dengan konsep yang berbeda-beda dan unik. Kalau Anda ingin hangout dengan teman-teman sambil menikmati kesejukan udara pegunungan Dago Pakar, misalnya, Anda bisa berkunjung ke Warung Daweung atau Cocorico Cafe misalnya.

Nah, seakan belum cukup, baru-baru ini Bandung kembali menguasai lini media sosial Instagram dengan pesona cafe-nya. Yang jelas, untuk bisa menjadi trending di Instagram tidak bisa hanya dengan menggunakan konsep cafe yang mainstream. Mulai dari cafe bertemakan kardus hingga cafe yang membuat Anda ber-teleport ke China Town Singapura, inilah cafe paling hits di Bandung yang wajib Anda kunjungi.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Kuliner Sehat Saat Hujan Hanya Di 5 Tempat Ini!
  • One Eighty Coffee

Pernah mencoba rasanya menyantap makanan dan mengobrol sekaligus menikmati sejuknya bermain air dengan kaki Anda? Nah, sensasi itu hanya bisa Anda dapatkan jika Anda berkunjung ke cafe One Eighty Coffee. Sekilas, saat Anda memasuki cafe ini Anda mungkin tidak menemukan keunikan apapun selain keindahan interior wooden bernuansa modern di dalam cafe.

Tapi tunggu sampai Anda sampai di bagian belakang cafe! Di sana B’Timers akan disambut dengan pemandangan unik, yaitu meja dan kursi yang terletak di tengah-tengah kolam dengan ketinggian air semata kaki. And yup, Anda bisa memilih tempat duduk di tengah kolam dan ngopi santai sambil bermain air dengan kaki Anda. Benar-benar pengalaman yang unik dan tidak bisa Anda dapatkan di cafe manapun. Tertarik? Datang saja ke Jl. Ganeca, Dago, tepatnya di depan Warung Pasta dan berdekatan dengan institut pendidikan ITB

Rahasia di Balik Trendingnya 3 Kafe di Bandung | Breaktime
Hampir semua bagian cafe terbuat dari kardus!
  • Taman Kardus

Waktu dengar kata kardus, mungkin B’Timers langsung mengaitkannya dengan bahan kardus untuk proyek kerajinan DIY yang ada di internet. Tapi pernahkah Anda membayangkan kardus yang disulap jadi interior dan dekorasi dari cafe? Pastinya penasaran kan dengan penampakan dari cafe tersebut?

Cobalah datang ke Jl. Sersan Bajuri No. 103 Lembang, Bandung Barat, dan Anda bakal dibuat terpesona! Nama Taman Kardus ternyata bukan hanya embel-embel unik saja, karena hampir seluruh sudut bangunan, dan dekorasi interiornya terdiri dari kardus, tak terkecuali kursi dan meja kafe! Tak hanya itu, cafe ini juga memamerkan miniatur Gedung Merdeka dan pasar malam yang semuanya terbuat dari bahan kardus.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Syahdunya Kuliner Wajib Di Jogja Bernuansa Alam

Jadi, jangan heran jika lepas seminggu soft opening, cafe ini langsung dibanjiri dengan pengunjung. Bahkan wisatawan dari Negeri Tirai Bambu pun turut penasaran dan meluangkan waktu mereka untuk nongkrong sejenak di cafe ini, lho! Soal tujuan dari didirikannya cafe dengan konsep unik ini, sang founder yaitu Nidya Valensia mengatakan bahwa ia ingin mengedukasi masyarakat bahwa kardus sebenarnya bisa memiliki nilai seni yang tinggi dengan hanya bermodalkan kreativitas.

Yah, semoga saja dengan adanya Taman Kardus ini, semakin sedikit pula kardus-kardus bekas yang berakhir jadi limbah di Tempat Pembuangan Akhir, ya?

  • ChinaTown Bandung

China Town, alias Pecinan adalah suatu kawasan di dalam kota yang dihuni oleh warga beretnis Tionghoa. Dan sudah semenjak dulu kala Pecinan jadi daya tarik wisatawan tersendiri, tak terkecuali di Singapura. Nah buat Anda yang ingin berwisata ke China Town Singapura namun terhalang budget, coba deh datang mengunjungi ChinaTown Bandung.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Makan Enak Sambil Nongkrong Seru di Puncak

Terletak di Jl. Cibadak dan Jl. Kelenteng yang memang menjadi kawasan Pecinan di Bandung, nuansa etnik semakin terasa dengan adanya gedung rumah tradisional a la Chinese dan lampion gantung yang sangat indah dengan aneka warna. Tak hanya berwisata kuliner, Anda juga bisa mengetahui sejarah datangnya bangsa Tionghoa ke Bandung melalui mading dengan hiasan gambar yang menarik.  Soal kuliner, B’Timers yang beragama Islam tidak perlu khawatir. Karena hampir semua hidangan yang dijajakan di sini terjamin kehalalannya, kok.

Seru nih sepertinya berwisata kuliner ke 3 cafe di atas, B’Timers! (dkp)



artikel kompilasi
related img
icon maps
CELEBES
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
CELEBES
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
CELEBES
TRAVEL GUIDE