Kopi Arang, Minuman Unik dari Kota Gudeg | Breaktime
Kopi Arang, Minuman Unik dari Kota Gudeg
22.04.2015

Jogjakarta tak cuma terkenal dengan gudeg atau batiknya. Kopi joss alias kopi arang juga merupakan salah satu ikon kota Jogjakarta. Saat malam hari, B’timers akan dengan mudah menjumpai angkringan yang menjual kopi joss lengkap dengan nasi kucing dan gorengan. 

Salah satu angkringan yang paling legendaris di kota ini adalah milik Lik Man. Angkringan yang sudah ada sejak tahun 1960 ini selalu ramai dipadati pecinta kuliner malam lantaran kenikmatan kopi joss-nya yang tiada tara. 

Saking ramainya, Lik Man yang sudah berusia 80 tahun pun harus mempekerjakan beberapa pegawai untuk melayani para pembeli. Meskipun demikian, sesekali beliau menyambangi angkringan miliknya dan tak segan untuk membuatkan kopi secara langsung sambil berinteraksi dengan para pelanggan. Dulunya, angkringan ini merupakan milik Mbah Pairo yang merupakan ayah Lik Man. Wah, jadi sudah 2 generasi angkringan ini menghangatkan jalanan Jogjakarta dengan kopi-nya yang khas. 

Inilah wujud kopi arang yang memiliki banyak sekali penggemar
Inilah wujud kopi arang yang memiliki banyak sekali penggemar

Kopi joss sebenarnya merupakan kopi hitam biasa. Hanya saja, sesaat sebelum disajikan, ada sebongkah arang panas yang dimasukkan di dalam kopi tersebut. Katanya sih, kandungan arang ini bisa mengikat kafein sehingga kopi jadi lebih ‘sehat’.

Selain kopi arang, terdapat menu lain yang bisa B’timers coba misalnya saja tape goreng yang pas untuk teman ngobrol. Buka mulai pukul 5 sore hingga dini hari, angkringan yang berlokasi di utara Stasiun Tugu, lebih tepatnya di Jl. Wongso Dirjan ini tak boleh B’timers lewatkan saat berkunjung ke Jogjakarta! 

Share This Article