Ichiran Ramen, Cara Nikmati Ramen Rasa Wahid | Breaktime

ARTIKEL KULINER

Inijie

Travel Blogger & Profesional Photographer.

Ichiran Ramen, Cara Legit Nikmati Ramen Rasa Wahid
23.07.2016

Melanjutkan kisah dari artikel sebelumnya ya, B’Timers. Nah, bagaimana? Sudah beli tiket ke Jepang? Kalau sudah, saatnya berburu kuliner yang wajib dicoba. Trust me, when you only have short trip in Japan, you must try this!

Nama “Ichiran Ramen” mungkin terdengar asing di telinga orang Indonesia. Tapi tidak bagi orang Jepang. Tanya saja kepada orang local, di mana ramen terenak di Tokyo. 99.99% mereka akan menjawab Ichiran.

Ichiran Ramen, Cara Nikmati Ramen Rasa Wahid | Breaktime
Outlet Ichiran Ramen Shinjuku

Bukan soal ngehits saja ya, B’Timers. Antrian di tiap outlet-nya adalah pertanda jaminan mutu. Setidaknya kita harus antre 1 jam sebelum dapat seat. 30 menit jika beruntung.

Di mana bisa menemukan Ichiran? Di Tokyo saja ada 14 outlet. Di Osaka, Kyoto, Hiroshima dan Fukuoka juga ada. Bahkan, ada di Hong Kong!

Pesan pakai mesin

Langkah kaki (dan perut) membawaku ke Ichiran Ramen cabang Shinjuku. Maklum, habis belanja perut pun meronta. Ditambah udara Tokyo yang woles di angka 10 derajat Celcius makin mendukung suasana buat semangkuk makanan hangat.

Ichiran Ramen, Cara Nikmati Ramen Rasa Wahid | Breaktime
Top Left is the Best

Hanya ada 27 seat di outlet ini. Setelah mengantre 40 menit, akhirnya sampai juga di sebuah vending machine. Ini penyelamat banget buat orang yang buta bahasa Jepang seperti saya, karena semua ada foto dan harganya dalam Yen.

Oke B’Timers, follow me from here. Di sini cuma ada 1 jenis kuah: Tonkotsu. Yang di vending machine yang berbeda-beda hanya topping-nya. Pilih yang pojok kiri atas. Topping lengkap pake Chasu dan Tamago. Mau lebih kenyang? Bisa tambah nasi putih.

Makan di Warnet?

Masukkan koin ke vending. Krincing krincing. Keluar kupon sesuai menu-menu yang kita pesan. Jangan sampai hilang! Ini bukti Anda sudah bayar. Iseng-iseng lihat ada sebuah panel yang berisi informasi kursi yang terisi dan yang sudah available. Canggih bener, kursinya ada sensor!

Ichiran Ramen, Cara Nikmati Ramen Rasa Wahid | Breaktime
The Coupon and Seating Indicator

20 menit lagi antre dan akhirnya sampai di meja makan yang rupanya mirip dengan bilik warnet. Tiap orang dapat satu bilik dan disekat kanan kirinya. Wah kalo ujian UNAS di sini dijamin takkan bisa nyontek, haha.

Ichiran Ramen, Cara Nikmati Ramen Rasa Wahid | Breaktime
Warung ramen yang mirip warnet dengan pelayanan cepat

Tak lama duduk, ada mas-mas, yakni orang Jepang yang membuka tirai dan mengambil kupon pesanan dari vending machine tadi.

Moment of Truth

Tak sampai 5 menit, pesanan kita pun terhidang. Lagi-lagi dari balik tirai ‘warnet’ tadi. A bowl of hot Tonkotsu Ramen! Aromanya, astaga, benar-benar berasa kaldu daging. Dua slice Chasu terpampang gagah di atas mie ramen, daun bawang dan red sauce special Ichiran.

Aduk rata dulu sebelum dinikmati. Seruputan pertama pada kuahnya benar-benar membayar lunas antre selama 1 jam tadi. Kuahnya sangat legit rasa kaldunya. Rasa pork bone yang ‘masir’ jadi memberi rasa gurih sekaligus tekstur yang khas. You can feel the silky collagen coating your entire mouth, prepare it for the ramen.

Ichiran Ramen, Cara Nikmati Ramen Rasa Wahid | Breaktime
The Glorious Bowl of Ichiran Ramen

Tekstur ramennya sendiri kenyal, tidak mudah lembek sampai suapan terakhir. Tekstur kenyal ini yang meniadakan rasa eneg yang biasanya terjadi ketika makan ramen. Slice Chasu-nya memang hanya dua slice, tapi sungguh empuk dan langsung lumer di mulut.

Kuncinya ada di Kuah

Setelah sekian lama, kuahnya pun tidak mengendal. Tak ada tanda-tanda lemak yang membeku. Di petunjuk dari dalam bilik, ada instruksi : “The broth is the most delicious element, add more noodles to enjoy your leftover broth”. Wah, trik upselling nih, hehe. Ingin tambah sih, tapi makan porsi standarnya saja sudah memuaskan.

Tips buat B’Timers: jika makan ramen di Jepang, bersuara saat menyeruput adalah hal yang legal. Suara seruputan ini adalah ‘pujian’ bagi sang peracik di dapur. Kedua, habiskan kuahnya, karena ini menandakan kita suka dan menikmati masakan beliau.

Harga semangkuk Ichiran Ramen adalah 910 Yen, atau setara Rp 100.000an. Mahal dibanding kios ramen lain yang hanya 300-600 Yen per mangkuk. Tapi rasa dan pengalaman adalah segala-galanya. It’s the best ramen I’ve ever had and I will never look at Ramen the same way again :) (inijie)

ICHIRAN Shinjuku Station Central East Exit

Peace Building B1F
3-34-11 Shinjuku Shinjuku-ku Tokyo-to
160-0022
Phone: 03-3225-5518

www.ichiran.co.jp

Opening Hours
24 hours

Price

Tonkotsu Ramen with Chasu – 910 Yen
Eggs – 200 Yen
Rice – 100 Yen

Share This Article