Clandestine Bar Jakarta Bernuansa Klasik 1920-an | Breaktime
Clandestine Bar Jakarta Bernuansa Klasik 1920-an
06.05.2017

Prohibition Chophouse & Speakeasy Bar merangkum nuansa penuh rahasia yang terinspirasi dari suasana bar di era Prohibition. Era ini, di mana bar berwarna kelam dengan daftar menu yang khas, yaitu “food fit for ganster”.

Dari tahun 1920-an, era Prohibition memang telah menggugah rasa ingin tahu dari publik. Dan dengan dibukanya bar yang terinspirasi dari gaya tersebut di Jakarta, para penikmat suasana bar yang klasik pun tampaknya telah mendapatkan tempat sempurna.

Anda bisa mendapatkan semua itu di Prohibition Chophouse & Speakeasy Bar. Suasana dan perpaduan antara masa lalu ada di sini.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Back to Original di Wisata Kampoeng Tempo Doeloe

Bertempat di Plaza Senayan Arcadia sejak bulan Maret, Prohibition akan membawa pengunjung untuk kembali ke masa Roaring Twenties. Masa yang terkenal di Amerika Serikat itu kental dengan konsumsi minuman beralkohol yang meroket tajam. Hal itu bisa Anda lihat dari papan daftar menu yang tergantung pada dinding bar di tahun 1920-an, B’timers.

Restoran atau bar dibagi menjadi dua area yang terpisah. Area pertama adalah chophouse yang berupa area makan utama di Prohibition. Sementara untuk area kedua adalah bar speakeasy yang cenderung lebih tersembunyi.

Clandestine Bar Jakarta Bernuansa Klasik 1920-an | Breaktime
Bartender meracik minuman

Tampak dari luar Anda akan mendapatkan kesan, bahwa chophouse mirip dan serupa dengan restoran kebanyakan yang ada di Senayan, B’timers. Namun begitu Anda memasuki area, maka suasana berkelas akan menyapa sepanjang mata Anda memandang.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Nikmati Kesegaran Es Teler Favorit di Surabaya!

Kursi kulit berlapiskan kain dengan kerumunan pengunjung yang menikmati waktu sepulang kerja di sini menyegarkan mata Anda. Pemandangan yang akan mengingatkan Anda akan masa lalu datang dari bar memanjang dengan kabinet yang bisa berputar. Begitu kabinet tersebut dibuka, maka akan tampaklah jejeran minuman beralkohol.

Clandestine Bar Jakarta Bernuansa Klasik 1920-an | Breaktime
Menu andalan restoran chophouse

Chophouse memang dibuka untuk umum. Dan pintu masuk ke dalam bar speakeasy yang tersembunyi menunjukkan bahwa tempat itu hanya khusus teruntuk anggota saja, B’timers. Jadi untuk menikmati semua pelayanan yang mewah tersebut, Anda harus menjadi anggota dari bar ini terlebih dahulu.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Meretas Batas Budaya di Jakarta Wine & Cheese Expo

Prohibition menawarkan anema menu untuk makan siang dan juga malam dengan tagline Food Fit For Ganster, B’timers. Salah satu menu yang menjadi sajian favorit di sini adalah Gangster Meat Platter yang berupa olahan sempurna dari 3 jenis daging berbeda. Tenderloin, striploin, strip eye, lamb cutlet atau jenis daging lainnya. Diolah dengan sempurna, menu ini disajikan dengan 3 varian saus.

Untuk menyempurnakan hari Anda di Clandestine Bar Jakarta, tersedia beberapa cocktails yang diracik dan disajikan sesuai dengan sejarah sesungguhnya dari minuman-minuman tersebut. Wah, siapa yang tak merasa dimanjakan dengan pelayanan semacam ini, B’timers?

Yang menjadi pilihan cocktail favorit di sini adalah Pimm’s Cup. Disajikan dalam mini bathtub, membuat minuman ini mengingatkan Anda pada racikan beralkohol dari tahun 20-an, B’timers. Atau ada juga jenis rum yang disajikan di dalam tong, yaitu Rum Runners.

Well, Prohibition memang bukan merupakan tempat yang terjangkau untuk Anda kunjungi, B’timers. Namun hanya di sini Anda dapat menikmati pengalaman langka yang unik. Apalagi Anda dimanjakan dengan sajian live jazz dan acara regular yang rutin diadakan setiap minggu. (NO)

Clandestine Bar Jakarta:

Plaza Senayan Arcadia, Units 215 – 217
Jalan New Delhi Nomor 9 Pintu 1, Senayan
Jakarta

Opening Hours:

Mon – Fri 11.30 am – 1 am
Sat – Sun 11.30 am – 2 am

Price Range:

IDR 500k



artikel kompilasi
related img
icon maps
BORNEO
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
BORNEO
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
BORNEO
TRAVEL GUIDE