Bukan Ramen & Sushi, Coba Kuliner Ini Di Jepang | Breaktime
Bukan Ramen & Sushi, Coba Kuliner Ini Di Jepang
02.12.2017

Ada rencana liburan ke Jepang dalam waktu dekat ini? Jangan jadi mainstream dengan hanya mengunjungi kota-kota besar seperti Tokyo dan Osaka. Cobalah untuk pergi ke pulau selatan Jepang, yaitu Kyushu. Di sana jadi surga para pelancong yang fokus pada penjelajahan makanan. Dan itu sudah menjadi pemuas hasrat selama beberapa dekade terakhir ini. Pemandangan kuliner di wilayah Kyushu memang sangat mengagumkan. Mulai dari resep turun-temurun, teknik memasak berabad-abad, hingga pengalaman minum teh yang lebih dari sekedar mencicipi.

Dua kawasan di utara Kyushu jadi tempat yang paling mudah diakses, yaitu Fukuoka dan Saga. Di sana ada mie ramen yang paling populer sampai cuka fermentasi yang lebih bernuansa. Inilah beberapa pilihan makanan khas lokal Kyushu yang bisa dinikmati. Sebelumnya, jika Anda akan liburan ke Jepang jangan terburu-buru, karena Breaktime punya hadiah untuk Anda jalan-jalan ke Negeri Sakura dengan KLIK DI SINI.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Kuliner Legendaris Surabaya Paling Recommended

Ramen di Fukuoka

Pembicaraan apapun tentang makanan di sudut Kyushu harus dimulai dengan ramen. Boleh saja mie berasal dari China, tetapi di Jepang sangat populer dengan setiap wilayahnya punya variasi yang beragam. Fukuoka menjadi tujuan paling tinggi untuk menikmati ramen di Jepang. Fukuoka terkenal dengan ramuan tonkotsu yang disebut juga dengan ramen Hakata atau Nagahama. Ini adalah mie lurus dan tipis dengan kaldu dari daging babi yang kaya lemak. Ada sekitar 150 kedai yang menyajikan menu ini. Sebagian besar kedai ada di sepanjang sungai daerah Nakasu, Tenjin, dan Nagahama di dekat dermaga. Untuk mencicipi ramen rumahan khas Jepang, B’timers bisa pergi ke Ichiran yang sudah berusia sekitar 40 tahun.

Kudzu di kota kastil, Akizuki

Desa berusia 800 tahun ini disebut castle town karena ada sisa-sisa peninggalan kerajaan di masa lalu yang berupa gerbang besar dan reruntuhan dinding batu. Lokasi ini masih sangat menarik pengunjung dari seluruh dunia. Ada banyak tempat-tempat bersejarah yang bisa dikunjungi. Salah satu yang paling istimewa adalah kudzu atau kuzu. Kudzu adalah kayu pohon anggur yang punya akar besar dan diolah menjadi bubuk pati. Bubuk ini dipanaskan dengan air dan akan membentuk makanan seperti mochi atau kue kering seperti jeli yang dipermanis dengan sirup atau kinako manis (tepung kedelai panggang). Hirokyu menggunakan metode tradisional untuk memproses akar kudzu.

Food lovers bisa menghabiskan uang untuk menikmati kudzu di kafe-kafe di sana. Akizuki sendiri berjarak sekitar 40 km ke arah tenggara dari Fukuoka. Daerah ini akan memberikan pengalaman bersantap makanan khas Jepang yang tak selalu ramen.

Bukan Ramen & Sushi, Coba Kuliner Ini Di Jepang | Breaktime
Kuzu-Mochi di Hirokyu, Akizuki (lonelyplanet.com)
Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Bale Soto: Godaan Iman Sensasi Makan Soto Wagyu

Cuka fermentasi di Okawa

Takahashi Family jadi pelopor cuka fermentasi di kota kecil, Okawa. Mereka telah menjadi pemasok cuka beras selama 300 tahun. Cuka beras ini disebut dengan Shoubun Vinegar. Dengan teknik khusus, beras cokelat organik difermentasi di pot tanah liat dengan keadaan setengah terkubur dan membiarkannya matang. Di musim dingin, mereka akan menjaga itu tetap hangat dengan lapisan anyaman jerami. Resep cuka ini didapatkan secara turun-temurun dan rasanya tak pernah berubah. Para pengunjung bisa menikmati sup, salad, hingga ikan dengan cuka ini. Okawa berada sekitar 60 km ke selatan dari Fukuoka dan 12 km ke tenggara dari Saga.

Beef di Saga

Untuk food lovers yang suka banget dengan daging, Kyushu juga punya. Tepatnya di daerah bernama Saga. Di sana menjadi produksi daging sapi setara dengan daging sapi Kobe dan Matsusaka. Teksturnya sangat lembut dan meleleh di mulut. Ini karena para peternak memberikan makanan berkualitas, udaranya pun juga bersih, airnya bersih, dan dirawat dengan sangat baik. Sapinya pun tak pernah mengalami stres. Tidak jauh dari stasiun Saga, ada restoran bernama Kira dan Anda bisa menikmati wagyu dengan berbagai sajian. Ada steak yang disiapkan oleh koki, menikmati sajian gril langsung di atas meja, shabu-shabu, ataupun dikukus.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Berburu Sajian Klasik Kuliner Legendaris Malang

Teh di Yame

Nggak lengkap rasanya kalau ke Jepang nggak menikmati tehnya. Yame adalah kawasan pegunungan yang sudah memproduksi teh selama berabad-abad. Ini berasal dari biksu Buddha, Eirin Shuzui membawa biji teh dari China pada awal 1400an. Yame sangat terkenal dengan teh gyokuro-nya, salah satu teh paling enak di Jepang. Gyokuro memiliki sedikit rasa manis - sebagian hasil dari tanaman yang dilindungi selama beberapa minggu sebelum panen.

Well, saat Anda pergi ke Jepang jangan lupa untuk mampir ke beberapa tempat tersebut. Kalau ingin ke Jepang, B’timers bisa KLIK DI SINI, karena Breaktime sedang berbagi kejutan untuk B’timers. 



artikel kompilasi
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE