Berburu Sajian Klasik Kuliner Legendaris Malang | Breaktime
Berburu Sajian Klasik Kuliner Legendaris Malang
26.11.2017

Kota Malang kini kian menancapkan taringnya sebagai salah satu destinasi wisata favorit. Tak hanya wisatawan domestik, para turis mancanegara juga berduyun-duyun mendatangi Kota Apel setiap musimnya. Tak hanya udara sejuk dan aneka taman hiburan, kuliner legendaris Malang juga menjadi daya tarik tersendiri bagi para pelancong. Beberapa tempat makan di Malang telah tersohor sejak dulu kala dan masih tegak berdiri hingga kini. Pengunjung yang tak pernah surut menandakan bahwa aneka suguhan yang ditawarkan masih terus dicari.

Selain terkenal dengan oleh-oleh kuliner berupa keripik apel dan keripik tempe, Malang juga punya sederet wisata kuliner yang tak boleh ketinggalan Anda kunjungi. Beberapa pusat wisata kuliner bahkan pernah berdiri sejak zaman penjajahan. Sebut saja Toko Es Krim Oen yang sudah menjual aneka sajian es krim klasik sejak tahun 1930. Terletak di Jalan Basuki Rahmat Nomor 5, Toko Oen menjadi wisata kuliner wajib bagi warga Malang hingga para wisatawan. Selain menjual kuliner andalan berupa aneka citarasa es krim, Toko Oen menjajakan aneka makanan lain seperti nasi goreng, aneka steak, daging panggang, hingga beragam kue. 

Berburu Sajian Klasik Kuliner Legendaris Malang | Breaktime
Menu es krim andalan Toko Oen

Bistik gelatin dan bistik lidah merupakan beberapa jenis makanan favorit di destinasi wisata kuliner bersejarah yang merupakan tempat nongkrong orang-orang Belanda di masa penjajahan dahulu. Tak hanya pengalaman gastronomi khas tempo doeloe, tampak luar dan interior bangunan Toko Oen juga tetap mempertahankan gaya arsitektur kolonial. Selain menikmati sajian es krim dan aneka penganan lainnya, pengunjung kedai yang buka setiap hari sejak pukul 8 pagi hingga 9 malam ini akan terhibur dengan bangunan ala kolonial berupa langit-langit tinggi, jendela dan pintu menjulang, hingga perabot antik.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Restoran Jepang di New York Dobrak Stereotype
Berburu Sajian Klasik Kuliner Legendaris Malang | Breaktime
Puthu Lanang di Celaket

Kuliner legendaris Malang yang satu ini dapat ditemukan di bilangan Celaket, tepatnya di Jalan Jaksa Agung Suprapto Gang Buntu, Celaket, dekat Rumah Sakit Lavallete. Jajanan tradisional berupa puthu yang dijual di tepi jalan setapak tersebut hingga kini masih banyak dicari karena orisinalitasnya. Tak hanya citarasa klasik Puthu Lanang, kudapan berbahan dasar tepung beras dengan parutan kelapa dan berisi gula merah tersebut juga masih dibuat dengan teknik memasak tradisional, yakni menggunakan batang bambu sebagai cetakan untuk kemudian dikukus.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Restoran di Jakarta Sajikan Makanan Jepang Halal

Aroma khas yang bikin perut keroncongan yang tercium sesaat setelah puthu lanang keluar dari cetakan bambu membuat Puthu Lanang masih banyak diburu meski telah dijual sejak tahun 1935. Menurut sang pemilik saat ini, usaha jajanan tradisional tersebut konon merupakan bisnis kuliner keluarga yang menawarkan versi lain dari jajanan puthu ayu yang juga tak kalah melegenda. Dengan menawarkan sensasi puthu lanang, yang dalam Bahasa Jawa berarti lelaki, kios yang setiap harinya selalu menghabiskan hingga 1000 buah puthu tersebut membuktikan bahwa kudapan tradisional tak pernah lekang oleh zaman. 

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Holy Chick: Rumah Terbaik Penggemar Ayam Geprek

Tak hanya kudapan ringan, kuliner legendaris Malang juga bisa Anda temukan berupa makanan berat dalam Rawon Nguling. Depot yang terletak di Jalan Zaenal Arifin Nomor 62 tersebut menawarkan rawon dengan citarasa unik. Berbeda dari rawon yang biasanya berwarna hitam pekat, Rawon Nguling memiliki kuah yang tak terlalu pekat. Sajian rawon yang satu ini makin istimewa dengan aneka bumbu rempah khas Nusantara hingga irisan daging kecil-kecil nan empuk. Kedai rawon yang buka setiap hari sejak pukul 7 pagi hingga setengah 4 sore ini dijamin akan memberikan pengalaman wisata kuliner yang beda dari masakan rawon pada umumnya.

Nah, B’timers, kini Anda jangan sampai ketinggalan mencicipi citarasa aneka kuliner tempo doeloe khas Malang ya! (dee)



artikel kompilasi
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE