Yuk, Mengenal Macam-Macam Teh dari Cina | Breaktime
Yuk, Mengenal Macam-Macam Teh dari Cina
29.01.2016

Suka minum teh sebelum berangkat ke kantor, B’timers? Anda pasti sudah mengetahui dari mana kebudayaan menyeduh teh ini berasal. Teh diperkirakan berasal dari Cina pada masa dinasti Shang. Saat itu teh dikenal sebagai minuman obat. Sejak saat itulah teh mulai berkembang ke negara lain.

Lalu mengapa ada teh hitam dan teh putih? Well, semua jenis teh awalnya berasal dari daun tanaman camellia sinensis. Dan perbedaan jenis teh yang ada saat ini disebabkan oleh metode pengolahan serta lokasi geografis dari tanaman teh. Sehingga mempengaruhi tampilan dan rasa dari teh itu sendiri. Berikut macam-macam teh Cina yang perlu Anda ketahui, B’timers.

Yuk, Mengenal Macam-Macam Teh dari Cina | Breaktime
Green tea dapat menurunkan berat badan

1.Green tea

Daun teh hijau biasanya berwarna hijau tua hingga hijau muda, dan saat penyeduhan berubah menjadi hijau terang. Teh hijau sendiri mengalami proses oksidasi yang sangat minimal. Daun teh mentah dipanaskan, kemudian dikeringkan tanpa melalui fermentasi. Menurut para peneliti, daun teh yang tidak melalui tahapan fermentasi, dapat membantu mengurangi resiko kanker dan memperlambat proses penuaan.

2.Black tea

Teh hitam sendiri merupakan varian teh yang mengalami fermentasi penuh sebelum dipanggang. Di Cina, teh hitam lebih dikenal dengan sebutan “red tea”. Dibandingkan dengan teh lain, teh hitam memberikan rasa yang lebih full-bodied. Teh hitam menjadi olahan daun teh yang paling banyak dinikmati orang di dunia.

3.Oolong tea

Teh ini berasal dari Cina tenggara, tepatnya dari provinsi Fujian. Teh oolong melalui proses fermentasi parsial dan mempunyai karakteristik dari teh hijau serta teh hitam. Rasa dan aromanya seperti teh hijau, serta kuat dan menyegarkan seperti teh hitam. Disebutkan teh oolong cukup ampuh dalam membantu menurunkan berat badan.

Yuk, Mengenal Macam-Macam Teh dari Cina | Breaktime
White tea biasa disajikan tanpa pemanis

4.White tea

Teh putih dibuat dari tunas tanaman teh. Tanpa melalui proses pengawetan sehingga warna putih tetap bertahan. Sama seperti teh hijau yang sangat minimal dari oksidasi, white tea ini juga mengandung antioksidan tinggi. Namun kandungan kafein dalam teh putih lebih tinggi dibandingkan dengan teh hijau.

5.Post-fermented tea

Di Cina teh ini dikenal sebagai hei cha. Dibuat dari daun teh yang telah mengalami proses fermentasi panjang. Hanya para ahli yang mampu menghasilkan teh ini, lho, B’timers. Setelah proses tersebut, warna teh akan menjadi cokelat tua. Tidak seperti teh lain yang justru kehilangan aroma dan rasa, cita rasa post fermented tea malah meningkat dan dapat bertahan lebih lama.

Yuk, Mengenal Macam-Macam Teh dari Cina | Breaktime
Menyeduh teh dengan kelopak bunga

6.Scented tea

Varian teh ini biasanya dicampur dengan kelopak bunga untuk menambah aroma harum saat penyeduhan. Bunga yang biasanya digunakan adalah melati, krisan, dan teratai. Dari macam-macam teh Cina, mungkin teh dengan tambahan kelopak bunga ini yang paling sering Anda nikmati. Selain karena aromanya yang menyegarkan, rasanya pun khas.

7.Compressed tea

Teh mentah akan dikukus, dikompresi dan dibiarkan mengeras dengan berbagai bentuk, seperti batu bata, cakram atau mangkuk. Hal ini dimaksudkan untuk memudahkan proses transportasi dan penyimpanan. Terutama karena biasanya dipasok untuk daerah perbatasan.

Dan, dari macam-macam teh Cina, mana yang merupakan teh kesukaan Anda, B’timers? (NO)

Share This Article