Waspadai Racun Akibat Salah Olah Makanan, Yuk! | Breaktime
Waspadai Racun Akibat Salah Olah Makanan, Yuk!
27.04.2016

Makanan rumahan memang memiliki kualitas rasa maupun kebersihan yang terjamin dibanding makanan yang dibeli di luar. Tidak heran banyak dari Anda yang memutuskan untuk memasak sendiri bekal. Namun, masakan rumah harus tetap diwaspadai karena salah mengolah akan membawa bencana bagi B’timers, lho!

Lama memasak

Beberapa makanan akan mengeluarkan racun berbahaya bila dimasak terlalu lama dimasak. Makanan yang mengandung karbohidrat tinggi, seperti nasi dan kentang. Kentang akan mengeluarkan zat yang dikenal dengan acrylamide bila dimasak tidak benar. Zat tersebut terbukti mampu memicu risiko kanker. Semakin lama dimasak, kentang akan memproduksi zat tersebut semakin banyak sehingga mampu mengancam kesehatan Anda.

Waspadai Racun Akibat Salah Olah Makanan, Yuk! | Breaktime
Tahukah Anda bahwa daun kentang tidak bisa dimakan karena beracun?

Suhu memasak

Tidak hanya lama memasak saja yang memicu perkembangan acrylamide pada kentang dan makanan berkarbohidrat lainnya. Suhu dalam memasak juga perlu Anda perhitungkan. Bila B’timers memasak kentang dengan suhu lebih dari 121o C, acrylamide akan terproduksi banyak dan meracuni tubuh dikonsumsi. Tidak hanya kentang saja, gandum bahkan kopi sangat rawan terhadap produksi racun bila suhu terlalu panas digunakan.

Waspadai Racun Akibat Salah Olah Makanan, Yuk! | Breaktime
Segala macam umbi berpotensi mengandung racun bila salah olah

Solusi

Untuk mengatasi makanan yang Anda masak teracuni, sebaiknya B’timers mulai memperhatikan beberapa hal kecil. Masak makanan berkarbohidrat dengan suhu dibawah 120o C. B’timers juga dapat memperhatikan warna masakan. Jangan sampai terlalu cokelat, cukup kuning keemasan. Anda dapat pula merebus sebentar dalam air mendidih selama beberapa menit sebelum digoreng, dikukus, maupun dipanggang.

Waspadai Racun Akibat Salah Olah Makanan, Yuk! | Breaktime
Kentang bertunas tidak layak dimakan, lho!

Selama memasak, usahakan jangan sampai terlalu lama. Bila kentang sudah melunak, segera matikan api dan angkat dari proses pemasakan. Hal ini akan membatasi produksi zat acrylamide tumbuh berkembang. Proses penyimpanan kentang juga turut ambil bagian dalam peracunan makanan. Sebaiknya B’timers tidak menyimpan kentang dalam lemari pendingin dan jangan sekali-kali mengonsumsi kentang yang sudah bertunas karena racun justru tumbuh saat tunas muncul.

Wah, ternyata membahayakan juga bila tidak benar dalam memasaknya. Dengan begitu, B’timers dapat lebih berhati-hati dalam mengolah makanan agar tetap menghidangkan makanan lezat dan bebas racun. Semoga membantu! (ft)

Share This Article