Tahukah, Makanan Khas ini Hasil Perpaduan Budaya | Breaktime
Tahukah, Makanan Khas ini Hasil Perpaduan Budaya?
01.10.2016

Macam-macam kuliner Indonesia memang sangat kaya, ya, B’timers? Namun Anda tahu tidak, ternyata ada cukup banyak makanan yang sebenarnya merupakan perpaduan dari dua budaya, lho. Dan mungkin dari beberapa di antaranya adalah hasil akulturasi, bahkan yang Anda anggap merupakan makanan khas Nusantara. Yuk, intip makanan apa saja yang merupakan hasil perpaduan budaya, B’timers!

Semur

Apa yang Anda rasakan ketika menikmati semur, B’timers? Cita rasa lokal khas Indonesia memang dapat terasa begitu menghirup aromanya. Namun ternyata makanan yang bernama asli Smoor ini adalah hasil turunan dari masakan Belanda ini terbuat dari daging.

Tahukah, Makanan Khas ini Hasil Perpaduan Budaya | Breaktime
Wah, di tempat asalnya perkedel terbuat dari daging

Perkedel

Nah, siapa yang tahu jika ternyata olahan yang terbuat dari kentang yang ditumbuk ini berasal dari satu makanan khas Belanda. Gorengan ini di tempat asalnya sana terbuat dari daging. Bahkan Belanda sendiri juga mengadaptasi frikadeller dari makanan Denmark.

Lapis legit

Hampir mirip dengan kue lapis khas Eropa, lapis legit memang merupakan hasil dari akulturasi budaya, lho, B’timers. Nama aslinya adalah spekkoek, terbuat dengan tambahan berbagai macam rempah khas Asia Tenggara, lapis legit memang memiliki aroma unik.

Tahukah, Makanan Khas ini Hasil Perpaduan Budaya | Breaktime
Di Indonesia bistik Eropa, jadi Selat Solo

Selat Solo

Kalau makanan yang satu ini awalnya adalah makanan kaum ningrat di Keraton Solo saja, B’timers. Dan ternyata bukan hanya terlihat dari tampilan luarnya saja, Selat Solo memang merupakan hasil akulturasi budaya Indonesia dengan bistik Eropa. Hmm, segarnya!

Klappertaart

Tart kelapa khas Manado ini biasa dijadikan oleh-oleh. Klappertaart khas Manado terbuat dari tepung terigu, susu, santan, gula, mentega dan tentu saja daging buah kelapa. Namun jangan heran jika ketika Anda berlibur ke Belanda menemukan dessert yang sama.

Wow, meskipun kita mengenal makanan-makanan tersebut adalah makanan khas Indonesia, ternyata ada sentuh tangan budaya lain, ya, B’timers? (NO)

Share This Article