Sejarah Pizza: Awalnya, Pizza Punya Rasa Tawar | Breaktime
Sejarah Pizza: Awalnya, Pizza Hanyalah Adonan Roti dengan Rasa Tawar
28.10.2015

B'timers pasti sudah tidak asing bukan dengan pizza? Ya, makanan berbentuk bundar dengan aneka isian yang lezat ini ternyata memiliki sejarah yang cukup panjang. Bahkan sejarah pizza melibatkan beberapa negara hingga pada akhirnya pizza menjadi populer seperti saat ini.

Pizza diambil dari kata pie yang berarti kue dengan rasa beraneka ragam. Pizza awalnya tidak langsung berbentuk bulat sempurna, pada zaman dahulu warga Mesir menggunakan adonan tepung dan air yang kemudian dimasak di atas batu panas. Setelah itu, jadilah sebuah roti dengan rasa yang khas.

Sejarah Pizza: Awalnya, Pizza Punya Rasa Tawar | Breaktime
Awalnya pizza hanya digunakan untuk mengukur suhu kompor saja

Kemudian pada abad 18, resep roti sederhana tersebut tersebar sampai ke Italia. Di Italia, untuk mengukur tingkat panas kompor tidak menggunakan termometer khusus melainkan memakai adonan tepung ini B'timers. Biasanya, para koki yang sudah selesai dengan adonan tersebut akan menjualnya pada warga miskin dengan harga murah. Alasan mengapa harganya masih murah adalah roti ini tidak memiliki rasa sama sekali.

Setelah itu, tepatnya pada tahun 1889, seorang koki bernama Raffaele Esposito membuat sesuatu yang unik pada olahan ini. Untuk menghormati ratu Margherita Savoia, Raffaele membuat sebuah masakan dengan bahan dasar adonan roti bundar yang diberi aneka topping.

Roti bundar ini diolesi saus tomat, kemudian ditaburi keju mozzarela, daun basil, serta olive. Warna-warna bahan pizza ini melambangkan warna bendera Italia. Di luar dugaan, ternyata sang ratu dan raja sangat menyukai roti tersebut dan memberikan nama Pizza Margherita untuk masakan ini.

Sejarah Pizza: Awalnya, Pizza Punya Rasa Tawar | Breaktime
Saat ini, pizza sudah menjadi makanan yang populer di berbagai negara

Setelah itu, perkembangan pesat terjadi saat pizza diperkenalkan di Amerika Serikat. Para imigran Italia yang sudah mewarisi resep roti bundar ini membawa saus tomat khas buatan Napoli menuju New York. Setelah sampainya di sana, para imigran ini mulai melakukan banyak riset terhadap makanan lezat ini.

Baca juga: NIKMATNYA PIZZA BERTEKSTUR LEMBUT DI WARUNG PIZZA

Kemudian, pizza yang awalnya hanya berisi saus sebagai rasa utama masakan ini berkembang dengan bertambahnya isian. Mulailah dikenal pizza yang berisikan daging dan juga sosis. Perkembangan ini disambut baik oleh warga Amerika, dan pada awal abad 19 munculah rumah makan yang menjual pizza dalam ukuran lebih besar.

Itulah sejarah pizza yang pada awalnya hanya berbentuk roti bundar saja sampai menjadi masakan favorit bagi semua orang. Apakah B'timers juga merupakan seorang pecinta pizza?

Share This Article