Sedang Diet? Yuk, Bersahabat dengan Omelette! | Breaktime
Sedang Diet? Yuk, Bersahabat dengan Omelette!
21.01.2016

Semua orang pasti pernah mencicipi makanan yang satu ini. Ya, omelette atau telur dadar sering disajikan sebagai menu sarapan, karena mudah dan cepat proses pembuatannya. Namun, tidak mengurangi kandungan penting yang dibutuhkan tubuh.

Ya, hidangan ini terbuat dari telur yang dikocok cepat, lalu dimasak di atas wajan dengan butter atau minyak. Bisa ditambahkan macam-macam isian sesuai selera, menjadikan makanan ini salah satu pilihan utama menu sarapan atau makan siang.

Omelette merupakan makanan kuno?

Mungkin B’timers pernah bertanya-tanya penasaran tentang siapa penemu omelette. Well, omelette berasal dari bahasa Perancis, yang ternyata baru dipublikasikan di buku resep setelah abad ke-17. Meskipun demikian, asal kata alumete sudah digunakan sejak abad ke-14.

Telah dikenal sejak dahulu, bangsa Romawi sering memasak campuran telur dan mentega sebagai hidangan. Sementara, bangsa Persia memiliki variasi omelette-nya sendiri. Demikian juga dengan kebudayaan Jepang kuno.

Dan, setiap bangsa ternyata mempunyai cara dan bahan tersendiri dalam mengolah omelette ini, B’timers.

Sedang Diet? Yuk, Bersahabat dengan Omelette! | Breaktime
Diet? Tidak berarti Anda dilarang menikmati omelette

Omelette dan diet

Berdasarkan penelitian dari European Journal of Nutrition pada tahun 2013 lalu, mengonsumsi telur saat sarapan atau makan siang lebih mengenyangkan dan menghasilkan kalori yang lebih sedikit dibanding jika Anda sarapan dengan sereal dan susu atau roti dan jus jeruk.

Dari penelitian lain, mereka yang diet dan mengonsumsi telur saat sarapan, dengan kandungan sebanyak 340 kalori, bisa lebih mengurangi berat badan dibandingkan mereka yang memilih roti bagel dengan jumlah kalori yang sama.

Anda bisa mengonsumsi omelette saat makan siang dan makan malam. Namun, pastikan Anda tidak mengonsumsi lebih dari 2 butir telur sehari.

Pertimbangkan jumlah kalori

Sebutir telur ukuran besar bisa mengandung 94 kalori. Jadi, jika ingin menambahkan bahan lain sebagai isian, jangan sampai malah mengganggu program diet Anda, B’timers. Karena setiap ons keju cheddar mengandung 114 kalori, sepotong daging asap sebanyak 56 kalori, dan daging ham sekitar 50 kalori.

Lebih baik tambahkan potongan paprika merah atau sayuran hijau lainnya, salmon dan tahu beku, bagi Anda yang ingin mengurangi berat badan. Nah, mulai terbayang omelette dan merasa lapar, B’timers? Tidak ada salahnya membuat omelette dengan irisan paprika untuk makan siang Anda hari ini. (NO)

Share This Article