Sarapan Lebih Sehat, Orange Juice atau Susu? | Breaktime
Sarapan Lebih Sehat, Minum Orange Juice atau Susu?
12.11.2017

Sarapan merupakan kegiatan yang sebaiknya tak boleh dilewatkan. Sayangnya masih banyak orang-orang yang mengabaikan makan pagi. Makan sebelum jam 9 pagi sangat baik untuk kebutuhan nutris seluruh tubuh, khususnya untuk menambah energi sebelum berkegiatan sehari penuh. Kalau di Amerika Serikat, budaya sarapan orang-orang adalah dengan menyantap pancake dan ditemani oleh orange juice. Untuk orang Indonesia sendiri, jus jeruk dianggap terlalu membahayakan perut, karena bisa menimbulkan “panggilan alam mendadak” alias sakit perut.

Tetapi mengapa orang-orang barat tidak demikian? Masyarakat Indonesia cenderung mengganti orange juice dengan susu. Nah, dari sini pernahkah muncul pertanyaan dalam benak B’timers, mana yang lebih baik antara jus jeruk dan susu?

Sarapan Lebih Sehat, Minum Orange Juice atau Susu?

Orange Juice

Semua pasti tahu kalau minuman ini mengandung banyak vitamin C. Satu gelas jus jeruk mengandung 110 kalori. Minuman ini memberi asupan vitamin C sepanjang hari. Selain itu juga, mengandung antioksidan yang bisa melindungi kulit dari sengatan sinar matahari, polusi udara, dan lingkungan yang buruk.

Meski begitu, jika dikonsumsi pagi hari jus jeruk memiliki beberapa kekurangan. Terlalu banyak minum jus rupanya bisa menyebabkan kerusakan pada gigi. Sebuah studi dilakukan oleh Yanfeng Ren, DDS, PhD, profesor di Rochester Eastman Institute for Oral Health, menemukan bahwa jus jeruk bisa mengurangi enamel gigi sebesar 84 persen. Ini terjadi jika seseorang meminumnya setiap hari selama lima hari. Ini juga terjadi pada jus buah lainnya. Jus buah memiliki pH di bawah empat yang sangat asam.

Lagipula, buah jeruk yang ditanam menggunakan pupuk sintetis dan pestisida. Buah jeruk yang diolah menjadi jus menghasilkan jumlah karbon dioksida yang sama seperti 1.700 mobil setiap tahunnya. Lalu bagaimana dengan susu?

Sarapan Lebih Sehat, Orange Juice atau Susu? | Breaktime
Mana yang lebih baik, jus jeruk atau susu?
Sarapan Lebih Sehat, Minum Orange Juice atau Susu?

Susu

Segelas susu mengandung 20 persen kebutuhan protein harian Anda dan juga 1/3 dari asupan kalsium Anda. Orang-orang yang minum susu setiap pagi cenderung tidak makan siang, karena asupan proteinnya sudah terpenuhi dengan baik. Kalsium bermanfaat untuk mengatur hormon yang mengendalikan berat badan.

Sayangnya, susu juga mengandung lemak jenuh yang bisa meningkatkan risiko kardiovaskular dan diabetes. Jika berbicara tentang lingkungan, susu non-organik berasal dari pemberian makanan yang tercemar dan antibiotik untuk meningkatkan hormon pertumbuhan. Apalagi, seiring dengan pemanasan global, sumber air semakin langka.

Jadi, mana yang lebih baik diminum saat sarapan?

Keputusan terbaik untuk sarapan adalah susu. Minuman putih ini mengandung banyak kalsium yang baik untuk gigi. Tetapi, B’timers juga harus teliti. Pilih susu organik yang tidak mengandung pestisida, pupuk, dan antibiotik. Susu organik mengandung 75% beta karoten lebih banyak yang berperan sebagai antioksidan dan 50% vitamin E lebih banyak. Vitamin E berguna untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh yang bisa melawan beberapa jenis kanker dan jantung. Manfaat lainnya adalah untuk kesehatan mata. Susu organik mengandung antioksidan lutein dan zeaxanthin. Asam lemak omega-3 dalam susu sebanyak 70%.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Aturan Asupan Karbohidrat ala Penderita Diabetes

Untuk urusan jus jeruk, jauh lebih baik memakan buahnya langsung daripada harus meneguk satu gelasnya setiap pagi. Jika memang B’timers minum jus, sebaiknya langsung kumur-kumur dengan air dan jangan disikat. Jika Anda langsung menyikat gigi bisa menyikat lapisan enamel gigi. Tunggulah selama 30 menit baru menyikat gigi.

Sekarang tahu, kan mana yang lebih baik. Jadi, apakah Anda akan terus minum jus buah setiap pagi? (vpd)



artikel kompilasi
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE