Konsumsi Bikin Nutrisi Pergi, Ini yang Benar! | Breaktime
Salah Cara Konsumsi Bikin Nutrisi Pergi, Ini yang Benar!
27.05.2015

Tanpa B’timers sadari, banyak sekali makanan sehat yang dikarenakan salah cara pengolahan dan juga pengonsumsian menjadikan bahan tersebut gizinya berkurang atau malah hilang sama sekali. Bukan karena sengaja melakukannya namun kebanyakan Anda tidak tahu kalau cara yang digunakan tersebut salah dan menurunkan nilai manfaatnya. Inilah cara benar mengosumsi makanan ataupun minuman berdasarkan para ahli, here we go:

Yogurt

Cara terbaik menyantap yogurt, jangan dipanaskan
Cara terbaik menyantap yogurt, jangan dipanaskan

Kebanyakan orang membuang air yang ditemukan pada permukaan yogurt. Padahal air tersebut adalah whey yang kaya akan vitamin dan minera seperti halnya vitamin B12, fosfor dan juga kalsium. Daripada dibuang secara percuma, lebih baik aduk dengan cepat yogurt kemudian langsung makan untuk dapatkan nutrisi terbaiknya. Selain itu, memanaskan yogurt juga tidak disarankan. Menurut Sara Haas, juru bicara dari Academy of Nutrition and Dietics, memanaskan yogurt akan mematikan probiotik baik yang terkandung di dalamnya. 

Tomat

Cara terbaik mengosumsi tomat adalah dimasak terlebih dahulu
Cara terbaik mengosumsi tomat adalah dimasak terlebih dahulu

Jika B’timers selama ini terbiasa mengosumsi tomat dalam bentuk yang masih segar, tidak ada salahnya dimasak terlebih dahulu. Menurut Haas, memasak tomat akan meningkatkan kandungan likopen yang terdapat di dalamnya. Bahkan jumlah likopen akan meningkat jauh lebih banyak ketika dipanskan pada suhu 88° C. Kandungan likopen sangat bagus untuk menangkal timbulnya kanker, oleh sebab itu memasak tomat sebelum disantap jauh lebih baik. 

Daging panggang

Jangan panggang daging pada suhu terlalu tinggi
Jangan panggang daging pada suhu terlalu tinggi

Memanggang daging pada suhu yang tinggi dalam api yang terbuka dapat tingkatkan resiko terkena kanker, menurut Tanya Zuckerbroth, pakar gizi dari New York. Saat dipanggang dalam suhu yang tinggi, dua senyawa kimia berbahaya, heterocyclic amines (HCA) dan polycyclic aromatic hydrocarbons (PAH) yang berpotensi sebagai penyebab kanker akan terbentuk. Untuk mengolahnya, Zukerbroth menyarankan untuk tidak menjadikan warna daging sebagai tolok ukur kematangannya, melainkan menggunakan termometer,

Sayang kan, kalau makanan bernutrisi jadi kehilangan manfaatnya lantaran kesalahan dalam pengolahan? Mulai saat ini, lebih cermat lagi dalam memasak ya, B’timers!

Share This Article