Perlukah Mencuci Buah dan Sayuran dengan Sabun? | Breaktime
Perlukah Mencuci Buah dan Sayuran dengan Sabun?
18.01.2017

Apakah Anda selalu mencuci buah dan sayuran sebelum mengonsumsi atau mengolahnya, B’timers? Tak semua orang percaya, bahwa mencuci buah ataupun sayur merupakan hal yang penting. Padahal untuk membantu menghilangkan kandungan pestisida dan kotoran yang melekat pada permukaan buah serta sayuran sebelum kita mengonsumsinya dalam keadaan segar, B’timers.

Namun meskipun kita mencuci buah serta sayuran, pada kenyataannya penggunaan air saja tak terbukti cukup efektif dalam membantu menghilangkan kandungan pestisida pada buah maupun sayuran. Hal ini karena sebenarnya pestisida dirancang untuk menahan air hujan. So, jika Anda hanya menggunakan air, maka hanya menghilangkan kotoran pada permukaan saja.

Dan karena mengonsumsi buah dan sayuran segar merupakan kunci utama untuk bisa mempertahankan kesehatan secara menyeluruh, sebaiknya kita lebih memperhatikan bagaimana cara mencuci buah serta sayuran segar di rumah, B’timers. Hal ini untuk meminimalisir masuknya zat berbahaya, seperti pestisida ke dalam tubuh ketika kita mengonsumsi bahan makanan segar.

Sebelum Anda mencuci buah dan sayuran, sangat disarankan untuk mencuci tangan Anda hingga bersih terlebih dahulu. Siapkan buah maupun sayuran yang akan Anda cuci. Bilaslah dengan menggunakan air yang mengalir. Seraya membilas, lakukan gerakan seperti menggosok. Gosok dengan lembut pada setiap permukaan buah dan sayuran. Namun jangan menggosok terlalu keras.

Anda juga dapat menggunakan sikat halus untuk membantu mencuci buah dan sayuran sehar, B’timers. Dan perhatikan, jangan menggunakan sikat yang terlalu kasar, yang dapat berisiko merusak buah serta sayuran Anda, ya? Jika Anda masih menemukan bagian buah atau sayuran yang kotor, cucilah kembali di bawah air yang mengalir.

Perlukah Mencuci Buah dan Sayuran dengan Sabun? | Breaktime
Cucilah sayur sebelum dikonsumsi. Photo by google.com

Untuk menghilangkan bahan berbahaya pada permukaan buah dan sayuran, Anda bisa menggunakan air hasil sulingan atau air yang telah dimurnikan. Jika tidak ada, gunakan air larutan garam. Rendam sayuran dan buah selama kurang lebih 5 menit di dalam air yang telah dicampur dengan sekitar 1 – 2 sendok teh garam dapur. Setelah itu bilas buah dan sayuran tersebut untuk menghilangkan kandungan garamnya.

Larutan air dengan cuka pun terbukti cukup efektif untuk mencuci dan menghilangkan kandungan yang berbahaya dari buah dan sayuran segar, lho, B’timers. Campurkan air serta cuka dengan perbandingan 2 dibanding ½ cangkir. Rendamlah buah dan sayuran dalam larutan tersebut selama 5 – 15 menit. Setelah itu bilas dengan menggunakan air yang mengalir hingga bersih.

Lalu apakah perlu mencuci buah dan sayuran segar dengan menggunakan sabun, B’timers? Well, untuk menghilangkan kandungan pestisida, Anda bisa menggunakan sabun yang memang dikhususkan dalam mencuci bahan makanan. Namun berdasarkan sebuah penelitian yang dilakukan di University of Maine, penggunaan sabun maupun air saja, tidak ada perbedaan, lho.

Selain itu, yang perlu Anda ketahui adalah bahwa, buah dan sayuran organik tidak perlu dicuci, B’timers. Karena sejak proses awal penamanan, bahan makanan organik dilakukan dengan sangat teliti. Jadi Anda dapat langsung mengonsumsinya tanpa perlu dicuci terlebih dahulu. Namun karena di supermarket atau di toko kelontong, kita tidak mengetahui penyebaran bakteri, sebaiknya Anda tetap mencucinya.

Dan akan sangat baik, jika Anda langsung mencuci buah dan sayuran begitu membelinya. Hal ini karena bakteri dapat tumbuh dan berkembang ketika Anda menyimpan bahan makanan. Karena itu, cara yang paling baik untuk menghindari pertumbuhan bakteri adalah dengan segera mencuci buah dan sayuran segar setelah Anda tiba di rumah.

Nah, sudah tahu cara mencuci buah dan sayuran untuk menyingkirkan kandungan berbahaya yang ada, kan, B’timers? (NO)



artikel kompilasi
related img
icon maps
PAPUA
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
PAPUA
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
PAPUA
TRAVEL GUIDE