Negara Dengan Tradisi: Japanese Tea Ceremony | Breaktime
Negara Maju yang Tak Melupakan Tradisi: Japanese Tea Ceremony
04.04.2015

Teh merupakan salah satu minuman khas yang banyak dinikmati oleh masyarakat Jepang. Tidak hanya dijadikan pelengkap saat bersantap, Jepang bahkan memiliki upacara minum teh yang disebut dengan sadou, chadou, atau cha no yu (air panas untuk teh).

Tak heran, di Jepang B’timers akan menemukan begitu banyak jenis teh yang dibedakan dari kualitas, rasa, maupun, warnanya. Jenis teh hijau yang paling umum dikonsumsi oleh orang jepang disebut dengan Ryokucha. Ada pula Sencha dan Kamairicha yang memiliki rasa sedikit pahit lantaran proses pengolahan yang berbeda. 

Kalau Anda ingin menikmati teh yang memiliki rasa dan aroma manis, bisa memilih Guricha yang cukup langka dan diproduksi di daerah Kyushu. Atau bisa juga memilih Sanpincha yang merupakan teh khas dari Okinawa, terbuat dari paduan green tea dan jasmine sehingga memiliki rasa dan aroma manis yang kuat.

Tak ketinggalan ada juga Matcha, bubuk teh berkualitas baik yang biasa digunakan untuk upacara minum teh. Beberapa tahun terakhir, Matcha juga sangat populer dan menjadi salah satu bahan favorit untuk berbagai olahan dessert. 

Budaya minum teh di Jepang

Negara Maju yang Tak Melupakan Tradisi: Japanese Tea Ceremony

Budaya minum teh di Jepang sendiri sudah ada sejak berabad-abad lalu. Tata cara upacara minum teh sangat ketat dan tak boleh dilakukan sembarangan karena memiliki filosofi yang cukup dalam, yaitu sebagai sebagai cermin kepribadian dan pengetahuan serta cara berpikir dan tujuan hidup.

Sebelum memulai upacara, tuan rumah wajib mempersiapkan segala hal dengan secara seksama dan sempurna. Estetika juga sangat diperhatikan dalam hal ini, seperti menata meja agar sudut pandang tamu terlihat sempurna.

Sebelum menyeduh teh, tuan rumah dan tamu terlebih dahulu akan mengonsumsi sake. Baru setelah itu tuan rumah akan membersihkan peralatan mulai dari mangkuk sampai sendok tehnya terlebih dahulu. Kemudian, tuan rumah akan memasukkan tiga sendok teh Matcha ke dalam mangkuk lalu mneyeduhnya dengan air panas.

Sebelum meminumnya, tamu harus memutar mangkuk teh beberapa kali sebagai penghormatan kepada tuan rumah. Untuk meminumnya pun ada aturannya sendiri, B’timers! Letakkan tangan kanan di bagian depan mangkuk dan tangan kiri di bagian bawah mangkuk. 

Dibutuhkan waktu bertahun-tahun untuk dapat mempelajari tata cara minum teh tradisional ini secara sempurna. Bahkan, banyak pula orang yang rela mengambil kursus untuk bisa menguasai budaya ini secara sempurna. 

Nah, bagaimana B’timers? Sudah tahu kan serba-serbi upacara minum teh di Jepang? Memang terlihat rumit, tapi seperti halnya ritual budaya di Indonesia, semua akan terasa mengasyikkan saat dilakukan.

Share This Article