Mitos & Fakta Tentang Susu yang Wajib Anda Tahu | Breaktime
Mitos dan Fakta Tentang Susu yang Wajib Anda Tahu
28.03.2016

Susu merupakan salah satu bahan makanan yang penting bagi kesehatan tubuh, terutama selama masa-masa tumbuh kembang anak. Namun, tak sedikit mitos tentang susu yang berkembang di masyarakat dan menimbulkan kesalah pahaman tentang susu. Untuk itu, ketahui mitos dan fakta tentang susu yuk, agar tak salah paham lagi!

Mitos: Susu skim adalah pilihan terbaik

Susu skim yang bebas lemak seringkali dianggap paling sehat dibandingkan dengan produk susu lainnya. Padahal, dalam sebuah penelitian tidak ada bukti yang menyatakan bahwa orang yang mengonsumsi susu full-fat memiliki risiko lebih tinggi akan penyakit jantung atau diabetes dibanding dengan orang yang meminum susu rendah lemak.

Bahkan, penelitian lainnya menyebutkan bahwa susu full-fat juga menurunkan kemungkinan obesitas, karena asam lemak dalam susu dapat memberikan rasa kenyang dan membantu Anda untuk mengatur porsi makan.

Mitos: Susu menyebabkan hidung mampet

Susu sering dikaitkan dengan penyebab hidung mampet saat Anda terserang flu. Padahal, tak ada satu pun kandungan dalam susu yang dapat membuat flu semakin memburuk. Bahkan, sebuah laporan dari Swiss menyatakan bahwa peminum susu tak akan mengalami hidung buntu dan tersumbat lebih parah dari mereka yang tak meminumnya. Jadi, ini hanyalah mitos dan fakta tentang susu yang sebenarnya, adalah minum susu tidak membuat hidung mampet.

Mitos & Fakta Tentang Susu yang Wajib Anda Tahu | Breaktime
Selain minum susu, yoga juga dibutuhkan untuk menjaga kekuatan tulang

Mitos: Lebih banyak susu, tulang lebih kuat

Susu memang memiliki kandungan kalsium yang memiliki manfaat baik untuk tulang. Bahkan, banyak yang percaya bahwa konsumsi susu dapat menurunkan risiko patah tulang. Nyatanya, sebuah studi yang diterbitkan pada tahun 2015 menyatakan bahwa tidak ada bukti uji klinis yang menyatakan bahwa peningkatan asupan kalsium dapat mencegah patah tulang. Sedangkan kesehatan tulang dapat dijaga dengan menjaga berat badan, cukup latihan seperti yoga dan taichi serta berjalan atau berlari.

Mitos: Laktosa tidak bisa dicerna dengan baik

Tubuh dapat beradaptasi dengan baik dan mentolerir susu yang dikonsumsi. Selain itu, sangat jarang terjadi masalah atau gejala yang disebabkan oleh laktosa ketika mengonsumsi susu. Terbiasa meminum susu, dapat membiasakan tubuh untuk mencerna laktosa dengan baik karena tubuh dengan cepat dapat beradaptasi bahkan jika Anda mengalami intoleransi susu sebelumnya. Namun, konsultasikan pada dokter agar dosis yang Anda konsumsi pas dan tidak menyebabkan gejala, termasuk sakit perut.

Mitos & Fakta Tentang Susu yang Wajib Anda Tahu | Breaktime
Penuhi asupan kalsium dengan jus jeruk

Mitos: Susu merupakan minuman sumber kalsium terbaik

Untuk memperoleh asupan kalsium, susu sering dianggap sebagai yang terbaik. Faktanya masih terdapat beragam minuman lainnya yang dapat memberikan asupan kalsium untuk tulang, otot, jantung, dan saraf, seperti jus jeruk dan susu kedelai.

Mitos: Semua produk susu memiliki kandungan vitamin dan mineral yang sama

Setiap produk susu memiliki kandungan vitamin dan mineral yang berbeda. Susu dan yogurt lebih kaya nutrisi dibanding keju dan krim. Keju mungkin merupakan sumber kalsium dan protein yang baik, namun tak begitu dengan vitamin D dan magnesium.

Nah, setelah mengetahui berbagai mitos dan fakta tentang susu ini, jangan salah paham lagi ya, B’timers! (dfr)

Share This Article