Mitos dan Fakta di Balik Penggorengan Teflon | Breaktime
Mitos dan Fakta di Balik Penggorengan Teflon, Apa Saja?
10.12.2015

Siapa yang tidak familiar dengan penggorengan teflon yang sangat praktis dan nyaman dipakai untuk menggoreng? Meski “teflon” sebenarnya merupakan nama merek, namun penggorengan ini memang lebih dikenal dengan nama “teflon” di Indonesia. Nah, tahukah B’timers tentang mitos seputar teflon yang selama ini sering beredar?

Tak semuanya benar, berikut Breaktime rangkum mitos dan fakta seputar teflon yang perlu kita tahu:

Mitos – Perawatan teflon sangat sulit

Teori: Teflon dibuat dari bahan yang mudah berkarat atau atau retak dan memunculkan serpihan. Membeli teflon berarti harus siap susah payah merawatnya agar awet.

Faktanya: Bahan untuk teflon sebenarnya sangat kuat dan tahan lama! Teflon memang dibuat dengan bahan yang super kuat agar awet hingga waktu yang sangat lama. Itulah mengapa teflon tetap selalu diminati selama puluhan tahun.

Mitos – Teflon membuat panas mudah merata

Teori: Menggoreng steak dan kentang membutuhkan api dengan panas tinggi dan teflon merupakan penggorengan yang hebat dalam meratakan panas, bukan?

Faktanya: Sebenarnya, teflon sangat payah dalam menghantarkan panas dengan merata. Bahannya tak semudah aluminium dalam menghantarkan panas. Jadi, bagian yang tidak terkena api sebenarnya tidak sepanas bagian yang terkena api langsung.

Mitos dan Fakta di Balik Penggorengan Teflon | Breaktime
Tak semua mitos tentang penggorengan teflon itu benar

Mitos – Teflon sangat anti lengket dan aman untuk menggoreng

Teori: Saking anti-lengketnya, sangat aman menggoreng menggunakan teflon, bahkan dengan menggunakan sedikit minyak atau tanpa minyak sekalipun.

Faktanya: Teflon memang dibuat anti-lengket, namun bukan berarti sama sekali tidak lengket saat digunakan untuk menggoreng. Anda tetap harus memakai minyak yang cukup untuk menggoreng, setidaknya sedikit saja saat menggoreng telur misalnya.

Mitos – Jangan gunakan spatula berbahan logam untuk teflon

Teori: Lapisan teflon yang digunakan untuk menggoreng sangat halus dan bisa retak atau rusak jika tergesek spatula yang berbahan logam. Gunakan yang berbahan kayu atau nilon.

Faktanya: Sebenarnya bagian yang digunakan untuk menggoreng pada teflon sangat elastis. Bahkan, didesain untuk menyatu dan menempel erat dengan besi teflonnya. Jadi, menggunakan spatula berbahan logam takkan merusak teflon Anda.

Itulah mitos seputar teflon yang mungkin selama ini sudah sering kita dengar namun tidak kita tahu tentang fakta yang sebenarnya. Nah, kini B’timers takkan lagi salah kaprah, bukan?  (md)

Share This Article