Makanan Dunia Bahan dan Proses 'Anti-mainstream' | Breaktime
Makanan Dunia dengan Bahan dan Proses ‘Anti-mainstream’
03.10.2015

Makanan yang terlihat nikmat, belum tentu proses pembuatannya juga ‘nikmat’ untuk diketahui lho. Tak percaya? Coba intip makanan ini, tak hanya proses pembuatannya, bahan-bahan pembuatnya pun bisa dibilang ‘anti-mainstream’:

Cheesecake Bakteri Gorila

Makanan yang satu ini merupakan temuan mahasiswa Kyoto University. Mereka menggunakan bakteri gorila yang disebut lactobacillus gorillae untuk membuat yogurt yang kemudian diajdikan bahan cheesecake. Bernama Gorilla Frommage, cheesecake ini dijual di restoran Italia dengan harga USD 3.20 per potong yang berarti hampir Rp 50 ribu.

Balut

Telur memang merupakan sajian nikmat, tapi bagaimana dengan Balut? Balut sebenarnya bukanlah telur, melainkan telur yang telah berbentuk embrio dan hampir menetas. Makanan aneh yang satu ini merupakan favorit bagi masyarakat Laos, Kamboja, dan Vietnam.

Balut, telur yang telah jadi embrio
Balut, telur yang telah jadi embrio

Doju Tofu

Makanan berbahan dasar tahu ini juga berasal dari Jepang. Untuk membuatnya pun cukup mudah, hanya dengan memasukkan tahu ke air mendidih, kemudian menambahkan belut-belut kecil yang masih hidup. Karena kepanasan, belut akan berebut masuk ke dalam tahu yang masih dingin dan membuat lubang-lubang kecil seperti pada keju.

Virgin eggs

Makanan yang dianggap lezat oleh penduduk di provinsi Zheijang, China ini sebenarnya seperti telur rebus pada umumnya. Bedanya, telur ini direbus bukan menggunakan air, tapi menggunakan air seni anak-anak yang dikumpulkan dari sekolah-sekolah. Untuk merebusnya pun membutuhkan waktu sehari. Berani coba?

Salad telur semut yang bayak digemari
Salad telur semut yang bayak digemari

Semut

Di Columbia semut menjadi makanan yang cukup diminati. Salah satunya adalah Filet mignon yang disiram saus semut dan diberi taburan semut goreng. Makanan lainnya adalah salad telur semut, bentuknya yang putih dan tekstur telur semut yang lembut, dikatakan seperti mentega yang kaya rasa dan cocok dijadikan salad.

Shit Burger

Jika biasanya daging burger terbuat dari daging ayam atau sapi, isian burger yang satu ini terbuat dari kotoran manusia. Ditemukan oleh ilmuwan bernama Mitsuyuki Ikeda, daging dari kotoran manusia ini dianggap sebagai salah satu cara mengatasi lumpur selokan bawah tanah.

Urin sapi

Di India sapi dianggap sebagai dewa, jadi tak boleh menyembelih ataupun memakannya. Tapi mengonsumsi produk turunan sapi adalah hal yang wajar. Yang tak wajar, salah satu makanan yang biasa disantap adalah kotoran dan air seni sapi. Meskipun tak dikonsumsi secara langsung, kotoran dan urine sapi banyak dicampurkan kedalam makanan dan minuman yang disantap.

B’timers berani coba yang mana, nih?

Share This Article