Kuliner yang Terinspirasi dari Van Gogh | Breaktime
Kuliner yang Terinspirasi dari Van Gogh
20.04.2016

Anda pernah berkunjung ke Art Institute of Chicago, B’timers? Akan ada pameran seni yang dibuka hingga bulan Mei mendatang. Dan, bagi pencinta Vincent Van Gogh, dia adalah sosok yang memiliki jiwa kreativitas tinggi. Namun jika Anda harus antri panjang untuk melihat pameran sang maestro, mengapa tidak meluangkan waktu untuk menikmati makanan a la Van Gogh terlebih dahulu, B’timers?

Breakfast a la Van Gogh

Pannenkoeken di Lincoln Square ini memiliki hidangan khas Belanda yang renyah dan kenyal. Betul, B’timers! Cicipi pancake a la Van Gogh dalam 12 variasi rasa dari gurih hingga manis. Coba pannenkoeken rasa apel jahenya, B’timers! Irisan tipis buah apel yang menyelimuti permukaan ditambah selai jahe, bubuk kayu manis dan gula halus. Hmm, Anda tidak akan melupakan kelezatannya!

Kuliner yang Terinspirasi dari Van Gogh | Breaktime
Panecake rasa saus cokelat dan pisang dengan es krim vanila

Menu makan siang

Ada salmon tartare biasa disajikan dengan gaufrette kentang atau waffle kentang, cress dan caperberries untuk menu makan siang yang terinspirasi dari sang maestro. Atau Anda bisa mencicipi sup bawang karamel yang terbuat dari daging sapi dan Gruyere lokal. Akhiri makan siang dengan minuman non alkohol Yellow House atau Van Gogh Jaded Lady yang sederhana.

And, it’s cocktail time!

Terinspirasi dari isyarat cinta Van Gogh, terciptalah Vincent cocktail. Dengan potato vodka ditambahkan yellow Charteuse dan jus lemon untuk menyeimbangkan rasa. Untuk sesuatu yang beda, Anda bisa coba Breakfast in Bed, yang dibuat dari Bols Genever, orgeat, house-made coffee star anise syrup, krim, jeruk dan mole bitters. Atau Repetition, campuran gin, Charteuse, sirup rasberi, lemon serta jus jeruk.

Kuliner yang Terinspirasi dari Van Gogh | Breaktime
Cocktail yang terinspirasi dari kisah Van Gogh

Dinner gaya Vincent Van Gogh

Dipengaruhi oleh teknik dari Eropa, sang chef menyajikan masakan Amerika di Andersonville bistro Vincent sebagai inovasi yang menghibur. Mulailah dengan tempura shishito peppers atau perut babi goreng dengan ayam, disajikan dengan sweet potato waffle. Untuk makanan pembuka, pilih beet-poached salmon atau kerang yang disiapkan dengan dengan kari, kunyit dan santan.

Pencuci mulut

Sebelum Anda kembali ke hotel dan bermimpi, mampirlah ke sebuah restoran Belanda-Indonesia dengan pemandangan danau, De Quay. Ada tiga makanan penutup Belanda yang bisa Anda pesan, B’timers. Namun disarankan untuk mengambil stroopwafel, kue waffle yang diisi karamel disajikan dengan es krim vanilla bean.

Kuliner yang Terinspirasi dari Van Gogh | Breaktime
Es krim dengan stroopwafel? Hmm, pencuci mulut yang fantastik!

Dengan pilihan kuliner a la Van Gogh ini, Anda akan mengenal lebih dekat sang maestro yang menginspirasi banyak seniman dunia, B’timers! Dan siapa tahu, setelah menikmati hidangan tersebut, Anda bisa langsung menghasilkan lukisan indah! (NO)

Share This Article