Kucing dan Kuda Jadi Kuliner Khas Jogja? | Breaktime
Kucing dan Kuda Jadi Kuliner Khas Jogja?
24.08.2017

Salah satu faktor yang membuat wisatawan sangat mencintai Yogyakarta adalah kulinernya. Beragam kuliner khas Jogja memang membuat para food lovers selalu ingin kembali. Makanannya yang ngangenin memang punya cita rasa khas yang tidak akan pernah ditemui di wilayah manapun. Terlepas dari suasana kota yang ramah dan destinasi yang beraneka, B’timers tak boleh melewatkan semua jenis kulinernya.

Mungkin gudeg menjadi salah satu kuliner khas Jogja yang sudah termahsyur dari Sabang hingga Merauke. Tapi, jangan salah karena rupanya Jogja nggak hanya punya gudeg, nih. Foodies tahu kuliner lain khas Jogja yang punya keunikan? Kalau belum tahu, coba deh simak ulasannya berikut ini.

Kucing dan Kuda Jadi Kuliner Khas Jogja? | Breaktime
Nasi Kucing khas Jogja
Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Lezatnya Masakan Ayam dari Sabang ke Merauke

Nasi kucing jadi salah satu kuliner khas Jogja yang nggak kalah populer dengan gudeg. Ciri khas dari makanan yang satu ini adalah porsinya yang sedikit. Biasanya didampingi dengan sambal, ikan, dan tempe, kemudian dibungkus dengan daun pisang. Nasi kucing ini biasanya dijual di angkringan. Tapi, tahukah Anda mengapa dinamakan nasi kucing?

Ini karena pada awalnya, menu nasi ini berisi sambal dan ikan asin atau bandeng. Nah, itu adalah makanan kesukaan kucing kampung. Selain itu, porsi yang sedikit jadi benar-benar terkesan seperti makanan kucing. Hanya saja sekarang ini kreasi nasi kucing sudah banyak dibuat. Mulai dari rica-rica, nasi goreng, sambal teri, oseng jamur, oseng tempe, dan lain-lain.

Porsi yang sedikit dari nasi kucing bukan tanpa alasan. Menu yang dijual di angkringan ini punya sejarah. Angkringan dulunya bukan tempat untuk makan. Angkringan sebenarnya adalah tempat nongkrong yang menyediakan makanan kecil untuk menemani obrolan. Hal ini jelas dilihat dari asal usulnya yaitu hik dari Klaten. Hik sendiri singkatan dari hidangan istimewa kecil.

Kucing dan Kuda Jadi Kuliner Khas Jogja? | Breaktime
Kopi joss khas Jogja (jogjaguides.com)
Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Tak Disangka, Kopi Bisa Jadi Penyebab Diare, Lho

Cukup dengan nasi kucing, kuliner Jogja yang berikutnya adalah kopi joss. Kalau yang satu ini pasti sudah nggak asing di kalangan coffee lovers. Jenis kopi yang satu ini juga dijual di angkringan Jogja. Meski sangat populer di Jogja, nyatanya kopi arang ini pertama kali dibuat oleh pedagang asal Klaten, Jawa Tengah. Salah satu pedagang legendaris adalah kopi joss di kawasan Stasiun Tugu, Jogja, yaitu Angkringan Lek Man. Dialah orang pertama yang meracik kopi joss yang akhirnya menjadi kuliner khas Jogja.

Pada tahun 1980an, banyak pekerja stasiun yang meminta dibuatkan kopi klothok khas Jawa Timur. Cara pembuatan kopi ini adalah dengan merebus langsung biji kopi bersama gula. Nah, air rebusan itulah yang disajikan. Tapi, karena Lek Man tak bisa membuat kopi tersebut, beliau pun membuat kopi dengan campuran arang yang menyala. Nama joss sendiri diambil dari suara arang ketika dimasukkan dalam segelas kopi.

Namun, hebatnya kopi joss juga memiliki manfaat. Arang yang dibakar di atas suhu 250 derajat Celcius, secara alami akan mengubah arang jadi karbon aktif yang bisa mengikat polutan dan racun dalam tubuh. Nah, arang yang baik untuk membuat kopi joss adalah arang dari kayu Sambi. Biasanya didatangkan langsung dari Kalimantan.

Kucing dan Kuda Jadi Kuliner Khas Jogja? | Breaktime
Sensasi makan sate kuda khas Jogja
Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
3 Restoran Bawah Laut Paling Romantis di Dunia

Tak hanya nasi kucing dan kopi joss yang menggoda selera para pecinta kuliner. Ada juga makanan lain yang nggak bisa dilewatkan ketika melancong ke Kota Pelajar ini. Sebut saja oseng-oseng mercon yang akhir-akhir ini sedang hits, ada juga sate klatak, sate kuda, dan bakmi Jogja. Semua kuliner tersebut bisa Anda temui di sana.

Kuliner khas Jogja ini memang memiliki sejarah, cita rasa, dan sensasi yang berbeda ketika disantap. Kalau B’timers, kuliner mana nih yang jadi favorit? (vpd)



artikel kompilasi
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE