4 Jenis Minyak untuk Memasak yang Ada di Dapur | Breaktime
Kenali 4 Jenis Minyak untuk Memasak yang Ada di Dapur
19.07.2016

Pernahkan Anda memperhatikan minyak yang ada di dapur, B’timers? Minyak diekstrak dari semua jenis biji-bijian, kacang-kacangan dan tanaman. Memilih salah satu di antaranya cukup membingungkan. Dan tidak semua memahami aturan mengenai jenis minyak apa yang sesuai untuk memasak apa. Nah, untuk itu Anda perlu mengenali 4 jenis minyak goreng untuk memasak berikut ini, B’timers!

4 Jenis Minyak untuk Memasak yang Ada di Dapur | Breaktime
Rasanya yang kaya akan menyempurnakan salad Anda

Minyak zaitun

Jenis minyak yang dikabarkan paling sehat ini cocok untuk menumis, memasak diatas api sedang atau dibuat dressing salad, B’timers. Sifat unik dari minyak zaitun adalah memiliki titik asap rendah, artinya akan terbakar pada suhu yang lebih rendah. Karena itu sebaiknya Anda memasak minyak zaitun di atas api sedang, B’timers.

Neutral-Tasting Oil

Apa yang harus Anda lakukan dengan minyak jenis ini adalah, memanggang, memasak dengan panas tinggi, menggoreng, roasting, maupun memasak di mana Anda ingin menggunakan minyak dengan rasa yang netral, B’timers. Ada beberapa varietas populer dari minyak ini, mulai dari canola, safflower, bunga matahari, jagung, biji anggur, minyak kacang hingga lobak.

4 Jenis Minyak untuk Memasak yang Ada di Dapur | Breaktime
Untuk tumisan yang sedikit pedas, pakai minyak kelapa

Minyak kelapa

Dengan minyak kelapa, Anda bisa menggunakannya untuk roasting, popcorn, granola, menumis, kari, baking, hingga hidangan di mana Anda ingin rasa yang sedikit pedas, B’timers. Minyak kelapa adalah minyak yang diekstrak dari daging kelapa. Berbeda dengan minyak zaitun, sebaiknya hindari memasak dengan api besar jika menggunakan minyak kelapa.

Finishing oil

Dressing salad, percikan pada hidangan yang dimasak atau tidak, sangat pas jika menggunakan finishing oil, B’timers. Ada beberapa jenis finishing oil yang bisa Anda pilihm yaitu biji wijen, minyak dari bumbu herbal, jeruk, bawang putih atau kacang. Melihat bahan pembuatannya, Anda akan mendapatkan aroma khas jika menggunakan minyak ini.

Nah, sudah tahu jenis-jenis minyak untuk memasak yang harus ada di dapur Anda, kan, B’timers? (NO)

Share This Article