Kaget, Harga Buku Menu Masakan Harian Indonesia! | Breaktime
Kaget, Harga Buku Menu Masakan Harian Indonesia!
02.08.2017

Menu masakan harian Indonesia terkenal dengan bumbu rempah yang beraneka ragam dan resep yang mudah dibuat. Sejak dulu, Indonesia memiliki ciri khas unik dari masakannya. Di setiap daerah akan selalu menggunakan rempah-rempah yang membuat aroma masakan jadi semakin semerbak menggoda iman. Negara lain yang juga identik dengan rempah adalah India.

Ketika B’timers menikmati hidangan khas India, hal pertama yang akan tercium adalah harumnya rempah. Meski sama-sama memiliki masakan yang kaya akan rempah, kedua masakan dari negara yang berbeda ini jelas memiliki perbedaan.

Nah, foodies harus tahu nih apa saja perbedaan dari masakan Indonesia dan India. Dilansir dari Kompas.com, berikut perbedaan masakan Indonesia dengan masakan India.

Kaget, Harga Buku Menu Masakan Harian Indonesia! | Breaktime
Beda masakan India dengan menu masakan harian Indonesia
Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Resep Nasi Kuning Banjar Penggoda Perut Lapar

Pertama, jenis rempahnya ternyata berbeda dengan yang ada di Indonesia. Rempah-rempah di dua negara ini memang sama-sama bervariasi, yang membedakan adalah rasanya. Sebut saja kapulaga. Jika di India namanya elaichi. Rasanya lebih tajam daripada yang ada di Indonesia. Hal lain yang membedakan menu masakan sehari-hari Indonesia denga India adalah jika India rempahnya sangat kompleks. Bisa dibilang lebih mirip seperti masakan Minang. Hal itu juga yang membuat orang India suka masak dengan rempah bubuk atau mengkombinasikan beragam rempah dalam satu hidangan, seperti bumbu Tandoori bubuk.

Perbedaan yang selanjutnya adalah jenis kare yang beragam. India memang identik dengan masakan kare. Bahkan berbagai bahan mentah bisa diolah dengan bumbu kare, seperti daging, ayam, kacang-kacangan, dan banyak lainnya.

Terakhir, kalau makanan India mayoritas akan menggunakan cita rasa asam dengan mencampurkan bahan lain seperti yogurt, daun ketumbar, dan jeruk nipis. Hampir di setiap masakan India akan terasa asam, sebut saja aneka kare, martabak, rogan josh, dan yang lainnya.

Kaget, Harga Buku Menu Masakan Harian Indonesia! | Breaktime
Gado-gado, menu masakan harian Indonesia favorit orang Jepang
Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Terbongkar, Resep Rahasia Steak Termahal Dunia!

Meski memiliki banyak perbedaan, nyatanya menu masakan harian Indonesia juga sukses mendunia dan nggak kalah dengan masakan India. Terbukti dengan beberapa kuliner Nusantara yang sukses mendunia. No, no, bukan nasi goreng dan rendang. Kedua makanan itu hanya segelintir dari makanan lainnya yang ternyata juga mendunia.

Di negeri Sakura, ada sebuah cafe yaitu Pelangi Cafe yang lokasinya tepat berada di Shinagawa, Tokyo, Jepang. Cafe ini milik orang Indonesia, Peter, pria asal Ambon. Ia mengatakan bahwa orang Jepang tidak suka dengan makanan pedas dan asin. Orang Jepang begitu suka dengan makanan yang cepat saji. Sedangkan menu yang ada di restorannya semua asli makanan Indonesia.

Peter pun memiliki konsep yang unik di restorannya. Ia menggilir menu makanan sesuai dengan musim yang ada di Jepang. Namun, dari pengalamannya mengelola restoran itu, warga Jepang sangat suka gado-gado dan cemilan seperti rujak, asinan, atau ikan-ikan kecil. Intinya mereka tidak ingin makanan yang mengandung banyak kalori.

Kaget, Harga Buku Menu Masakan Harian Indonesia! | Breaktime
Resep menu masakan harian Indonesia era Soekarno
Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Sushi Cookie Pop: Resep Kue Kering Paling Top

Resep maskan sehari-hari Indonesia memang ada secara turun-temurun. Jadi, tidak bisa orang-orang semudah itu menghasilkan masakan Indonesia dengan cita rasa yang nikmat. Tak heran jika orang jaman dulu mati-matian mendokumentasikan resep masakan Indonesia dalam bentuk buku. Dokumentasi tersebut dibuat pada zaman pemerintahan Soekarno terbitan tahun 1967. Buku resep tersebut berjudul Mustika Rasa. Kini buku tebal tersebut dijual dengan harga yang sangat mahal. Coba tebak berapa harganya?

Tiga tahun lalu buku tersebut masih berada pada angka Rp 1,2 juta. Sekarang jangan harap, karena sudah mencapai pada angka Rp 2,5 juta. Buku terbitan pertama tersebut jelas memiliki nilai sejarah. Dulu Soekarno meminta istrinya, Hartini untuk merangkum buku itu. Kemudian dikumpulkan para pamong praja desa hingga ahli gizi untuk menyusun segala masakan Indonesia.

Tak heran jika menu masakan harian Indonesia mulai mendunia saat ini dan susah untuk ditiru. Sekarang jadi tugas generasi baru untuk terus mempertahankan resep nenek moyang. (vpd)



artikel kompilasi
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE