Jangan Memasak Bahan Ini dengan Microwave! | Breaktime
Jangan Memasak Bahan Ini dengan Microwave!
26.09.2016

Bagi masyarakat modern, memiliki microwave bukan lagi menjadi hal mewah. Hampir setiap rumah memiliki microwave. Alat ini digunakan untuk memasak atau memanaskan makanan. Anda bisa memasak bahan makanan dengan mudah dan cepat tanpa takut gosong karena terdapat setelan waktu. Namun, tahukah Anda ada beberapa bahan makanan yang tidak boleh dimasak dan dipanaskan dengan microwave. Apa saja bahan makanan tersebut?

1. ASI

Jurnal Pediatrics melakukan penelitian pada beberapa sample ASI beku yang dipanaskan dalam microwave. Dan hasilnya adalah ASI yang dipanaskan dalam microwave pada panas tinggi menunjukkan pertumbuhan E-coli yang lebih besar. ASI yang dipanaskan pada suhu rendah justru menurunkan aktivitas isozim.

2. Brokoli

Seringkali orang-orang memasak bahan makanan seperti brokoli dalam microwave. Hal ini dikarenakan dapat memakan waktu lebih cepat. Namun, memasak brokoli dengan microwave justru akan menghilangkan 97% antioksidan yang sangat menguntungkan yang terkandung dalam brokoli.

Jangan Memasak Bahan Ini dengan Microwave! | Breaktime
Hindari memasak brokoli dengan microwave

Baca juga : PUNYA SEMANGKA? JANGAN SIMPAN BUAH INI DI KULKAS!

3. Buah Beku

Studi di Rusia mengungkapkan bahwa mencairkan buah yang beku dalam microwave akan mengubah glukosida dan galactaside menjadi zat karsinogenik atau zat penyebab kanker yang terkandung dalam makanan tersebut. Oleh karena itu, buah yang beku sebaiknya dicairkan dalam suhu ruangan saja.

4. Daging Beku

Memasak daging di microwave menyebabkan kematangan daging tidak merata. Tepian daging akan terlihat matang dan di dalamnya masih akan tetap beku. Selain itu, saat daging mencapai suhu 4 – 60 derajat Celcius, akan tumbuh bakteri. Daging yang dimasak dalam microwave akan kehilangan setengah kandungan vitamin B-12.

Jadi, sebaiknya hindari memasak bahan-bahan makanan tersebut dengan menggunakan microwave. Karena akan justru menimbulkan zat-zat baru yang berbahaya. (vpd)

Share This Article