Gyoza, Camilan Lezat Peninggalan Perang Dunia | Breaktime
Gyoza, Camilan Lezat Peninggalan Perang Dunia
14.09.2017

Yang namanya peperangan pasti membawa rasa duka dan kehilangan yang sangat besar. Kerusakan Sumber Daya Alam pun tak terhitung jumlahnya, sehingga benarlah kata pepatah: Menang jadi arang kalah jadi abu”. Baik pihak yang menyerang, maupun pihak yang diserang sama-sama menderita kerugian nyawa dan materiil yang sangat besar. Tentunya kita semua sepakat bahwa tidak ada hal yang baik yang bisa didapatkan dari peperangan. And of course, kita semua berharap bahwa sebisa mungkin tidak ada peperangan lagi di dunia ini.

Gambaran tentang peperangan, terutama Perang Dunia I dan Perang Dunia II memang demikian membekas di benak para korban perang yang bertahan hidup. Nah, di balik pahitnya trauma akibat peperangan, Anda mungkin sedikit tak percaya bahwa Perang Dunia II ternyata juga membawa serta inovasi-inovasi makanan di beberapa negara. Gyoza adalah salah satunya. Anda pasti kenal dong dengan hidangan dumpling ini? Tahukah Anda kalau ternyata makanan lezat khas Jepang ini disebarkan melalui jalan peperangan?

Ya, sebenarnya gyoza bukanlah makanan tradisional asli Jepang. Gyoza sebenarnya adalah hasil adopsi dari hidangan dumpling dari dataran China yaitu Jiaozi. Bahkan katanya gyoza sebenarnya adalah pelafalan masyarakat Jepang terhadap kata “jiaozi”, lho. Jiaozi sendiri ternyata telah berusia sekitar 2 ribu tahun, yang menurut legenda China diciptakan oleh seorang tabib bernama Zhang Zhongjing. 

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Bukan Pancake Biasa, Negara Ini Punya Yang Unik!

Pada kala itu dataran China sedang dilanda musim dingin, dan beberapa orang menderita di bawah udara yang ekstrim tersebut hingga kuping mereka membeku. Tabib Zhang Zhongjing yang prihatin kemudian memutuskan untuk membuat makanan untuk menghangatkan tubuh orang-orang tersebut, dan dengan sengaja ia memilih bentuk kuping untuk makanan tersebut. Usaha Zhang Zhongjing pun berhasil, dan dari sanalah muncul nama “jiaozi” untuk hidangan dumpling tersebut yang berarti “gentle ear”. Untuk mengenang jasanya, masyarakat China hingga kini menjadikan jiaozi sebagai hidangan wajib terutama saat Tahun Baru Cina. 

Gyoza, Camilan Lezat Peninggalan Perang Dunia | Breaktime
Sudah tahu belum sejarah di balik Gyoza?

Hidangan dumpling ini masuk ke Jepang dan menjadi hidangan populer di Negeri Sakura ini setelah masa peperangan antara Jepang dan China. Semenjak tahun 1931 sebenarnya kedua negara Asia Timur ini sudah terlibat dalam konflik, namun perang baru pecah di tahun 1937 tepatnya saat Jepang mulai menginvasi China. Saat tentara Jepang menduduki kota besar Manchuria, tentara-tentara tersebut sering mengkonsumsi hidangan jiaozi. Jatuh cinta terhadap makanan tersebut, para tentara pun belajar resep membuat jiaozi pada penduduk sekitar.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Inspirasi Makanan Untuk Diet ala Girlband Korea

Dan setelah perang berakhir, tentara-tentara tersebut membawa pulang resep jiaozi dan mengajarkannya pada keluarga mereka. Mereka tentu saja melakukan sedikit perubahan dari versi aslinya. Hidangan jiaozi modifikasi tersebutlah dinamakan dengan gyoza, dan makanan tersebut langsung booming dan menjadi hidangan favorit masyarakat Jepang.

Dilihat dari jenisnya, sebenarnya gyoza memang tidak jauh berbeda dari jiaozi. Sama seperti jiaozi, gyoza terbagi menjadi tiga jenis yaitu yaki-gyoza (gyoza yang digoreng), sui-gyoza (gyoza rebus), dan age-gyoza (gyoza yang digoreng dengan teknik deep fried). Tapi, satu perbedaan yang paling kentara antara gyoza dan jiaozi adalah, gyoza memiliki cita rasa bawang putih yang jauh lebih tajam dibandingkan dengan jiaozi.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Ada Kompor Ajaib, Buat Hidangan Lebih Cepat!

Dan walaupun hidangan gyoza ini bisa ditemukan hingga di sudut-sudut kota Jepang, gyoza paling digemari di Prefektur Tochigi dan kota Hamamatsu di Prefektur Shizuoka. Bahkan mereka juga mengadakan pertandingan makan gyoza each year. Keren banget kan, B’Timers.

Ternyata masih ada ya secercah hikmah positif yang bisa Anda dapatkan dari peperangan? (dkp)



artikel kompilasi
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE