Es Krim Ternyata Sudah Digilai Sebelum Masehi! | Breaktime
Es Krim Ternyata Sudah Digilai Sejak Sebelum Masehi, Lho!
07.12.2015

Bicara soal es krim, terlebih di tengah cuaca hari yang begitu terik, siapa sih yang bisa nolak? Bahkan, nongkrong di sejumlah cafe pun akan terasa kurang lengkap bila B’timers tidak menjilat es krim. Namun, tak hanya anak-anak kekinian saja yang menggemari lezatnya es krim. Di zaman sebelum Masehi pun orang sudah banyak tergila-gila dengan es krim, lho.

Kemunculan es krim di Italia

Yap, di masa kerajaan Roma, Nero Claudius Caesar sering mengirimkan para pelari pergi ke gunung untuk mengambil salju. Kemudian, salju tersebut akan dinikmati dengan buah dan jus. Beberapa ribu tahun kemudian, Marco Polo kembali ke Italia setelah melakukan perjalanan dari Inggris

Dalam kedatangannya tersebut, Marco Polo membawa resep es krim yang mirip dengan apa yang B’timers sebut sebagai sorbet saat ini. Nah, dari situlah pembuatan es krim mulai berkembang pesat. Jadi kalau ditanya negara mana yang pertama kali menemukan es krim, besar kemungkinan adalah Inggris, baru Italia.

Es Krim Ternyata Sudah Digilai Sebelum Masehi! | Breaktime
Lezatnya ice cream cone yang begitu nikmat di lidah

Kemunculan es krim di Paris

Selanjutnya, di tahun 1660 es krim baru bisa dinikmati oleh masyarakat luas. Seorang warga Perancis bernama Sicililan Procopio mengenalkan menu esk krim yang terbuat dari campuran susu, krim, mentega, dan telur. Menu tersebut untuk pertama kalinya disajikan di Cafe Procope, kafe pertama di Paris.

Kemunculan es krim di New York

Nah, baru di tahun 1744 iklan es krim muncul di New York Gazette, tepat ketika pembuat gula-gula Philip Lenzi mengatakan bahwa masyarakat dapat menikmati lezatnya es krim setiap hari. Tentu saja, keberadaan menu lezat ini disambut baik sekali oleh warga Paman Sam, terlebih sang presiden AS, George Washington.

Berdasarkan catatan Chatham Street, New York, George Washington menghabiskan kurang lebih $200 untuk membeli es krim saat musim panas di tahun 1970. Wow! Sayangnya, sampai tahun 1800, es krim masih menjadi menu langka nan eksotik yang hanya dinimkmati oleh kalangan elit.

Baru di tahun 1940 hingga 1970, produksi es krim bisa terbilang lebih konstan dan mulai banyak dijual masal di supermarket maupun toko tradisional. Kepopuleran es krim bahkan berhasil mengalahkan minuman soda saat itu, lho.

Dan hingga kini, es krim telah menjelma sebagai menu segar yang bebas dinikmati kapan saja dan oleh siapa saja. Nah, apakah B’timers tertarik untuk menikmati es krim dengan rasa cokelat, vanila, mocca, strawberry, atau rasa lainnya yang bikin hidup terasa lebih happy? Let’s enjoy this day fit full bites of ice cream! (vsc)

Share This Article