Cara Menyimpan Makanan yang Baik dan Menyehatkan | Breaktime
Cara Menyimpan Makanan yang Baik dan Menyehatkan
16.11.2017

Setiap jenis bahan pangan dan olahannya membutuhkan teknik tersendiri sebagai cara menyimpan makanan yang baik. Beberapa jenis makanan perlu disimpan di lemari es atau bahkan freezer agar tetap awet, demikian juga dengan jenis makanan lainnya yang bisa disimpan di lemari dalam suhu ruang. Menyimpan makanan sama pentingnya dengan mengolah makanan itu sendiri. Dengan demikian, bahan pangan yang Anda simpan dapat tetap berkualitas dan bernutrisi hingga waktunya dimakan langsung atau dimasak terlebih dahulu.

Beberapa makanan perlu disimpan di dalam kulkas untuk menghentikan pertumbuhan bakteri yang berisiko mengkontaminasi makanan. Untuk memastikan agar makanan berpengawet atau dengan batas kadaluwarsa, masakan matang, hingga makanan siap santap seperti daging matang atau aneka jenis dessert bisa tetap aman untuk disimpan hingga jangka waktu lama, B’timers perlu memastikan bahwa lemari es Anda berada pada suhu yang cukup optimal untuk menyimpan makanan. Suhu di antara 0 hingga 5 derajat Celsius cukup relatif untuk mencegah perkembangbiakan bakteri yang berpotensi meracuni makanan.

Cara menyimpan makanan yang baik di dalam lemari es ialah dengan memastikan pintu kulkas senantiasa tertutup rapat. Apabila lemari es Anda tengah penuh, B’timers bisa menurunkan suhunya agar setiap jenis makanan yang tersimpan di dalamnya tetap aman dan tahan lama. Pastikan bahwa setiap jenis makanan kemasan yang tertera aturan penyimpanan, seperti harus disimpan di dalam kulkas atau di luar kulkas. Untuk jenis makanan dengan instruksi penyimpanan tertentu serta tipe makanan yang relatif mudah busuk, segera habiskan dalam jangka waktu 2 hari. Beberapa jenis makanan dalam kemasan toples plastik dan botol sebaiknya disimpan di dalam kulkas setelah dibuka. 

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Sarapan Lebih Sehat, Minum Orange Juice atau Susu?
Cara Menyimpan Makanan yang Baik dan Menyehatkan | Breaktime
Menyimpan makanan ternyata tidak bisa dilakukan sembarangan

Sebelum mengolah makanan, keluarkan bahan pangan dari kulkas mendekati waktu memasak. Pastikan bahwa bahan pangan yang tadinya disimpan di dalam kulkas tidak berada dalam suhu ruang terlalu lama, terutama bagi Anda yang tinggal di lingkungan bersuhu cenderung tinggi. Beberapa makanan olahan seperti sandwich atau aneka makanan beku sebaiknya tetap disimpan di lemari es apabila tidak segera dikonsumsi dalam waktu dekat. Prinsipnya adalah Anda sebaiknya tidak mengeluarkan makanan dari kulkas selama lebih dari 4 jam apabila tidak ada rencana memakannya segera.

Untuk masakan matang, pastikan suhunya menurun hingga ke suhu ruang sebelum dimasukkan ke dalam kulkas, idealnya selama sekitar 2 jam. Segera masukkan masakan matang yang tersisa ke dalam lemari es agar tetap awet dan terjaga kandungan nutrisinya. Kecuali nasi, makanan sisa sebaiknya tidak dikonsumsi melampau durasi 2 hari agar tidak menimbulkan risiko keracunan. Nasi sebaiknya segera dihabiskan dalam jangka waktu 24 jam setelah dimasak.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Aturan Asupan Karbohidrat ala Penderita Diabetes

Selain di kulkas, beberapa jenis bahan pangan dapat disimpan di lemari dapur dengan suhu ruangan. Lemari dapur merupakan tempat penyimpanan yang cukup aman bagi bahan pangan kering seperti beras, pasta, tepung, aneka jenis minuman, hingga makanan kalengan dan kemasan toples plastik yang belum dibuka. Makanan dalam kaleng timah yang telah dibuka sebaiknya dipindahkan sisanya ke wadah tertutup lalu simpan di dalam lemari es. Menyimpan makanan di suhu ruangan sebaiknya disertai dengan plastik berperekat atau wadah kedap udara agar makanan tetap terjaga kesegaranya dan tidak terkontaminasi oleh makanan lainnya.

Tak lupa, pastikan bahwa lemari penyimpanan makanan tidak berada di dekat produk pembersih atau bahan kimia. Hanya gunakan botol plastik yang aman dan dapat dibersihkan untuk menyimpan air minum. Cara menyimpan makanan yang baik ialah dengan tidak meletakkan makanan begitu saja di lantai, meja, atau tempat tertentu yang rawan menjadi sasaran dikerubungi semut, kecoak, tikus, maupun hama lainnya. Tentu saja, pastikan area penyimpanan makanan Anda senantiasa kering dan tidak bersuhu terlalu panas.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Trik Khusus Menyimpan Makanan Tanpa Kulkas

Beberapa makanan berpengawet dan memiliki tanggal kadaluarsa bisa jadi memiliki tampilan dan aroma yang tidak jauh berbeda dengan sebelumnya, meskipun telah jauh melampaui expired date. Meski tak menunjukkan perubahan tekstur dan aroma secara berarti, makanan tersebut tidaklah selamanya aman untuk dikonsumsi.  Mengkonsumsi makanan yang telah kadaluarsa sejatinya tidak hanya tidak sehat tapi juga dapat menyebabkan infeksi pencernaan dan keracunan. Semoga B’timers bisa senantiasa makan makanan bergizi dan menjaga kesehatan ya! (dee)



artikel kompilasi
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE