Bir dan Roti, Mana yang Lebih Bikin Gemuk? | Breaktime
Bir dan Roti, Mana yang Lebih Bikin Gemuk?
09.04.2015

B’timer pasti pernah mendengar mitos yang mengatakan bahwa mengonsumsi bir bisa menyebabkan perut buncit. Ya, bir disebut-sebut sangat mudah memicu kegemukan karena tingginya kalori yang ada di dalamnya. Bahkan dikatakan, sepotong roti memberikan asupan kalori yang jauh lebih kecil daripada bir dengan ukuran yang sama. Well, sebelum membahas lebih jauh mengenai hal tersebut, ada baiknya Anda pahami dulu apa itu kalori. 

Kalori sendiri merupakan satuan untuk energi yang dibutuhkan tubuh. Setiap makanan dan minuman memiliki kandungan kalori yang berbeda-beda, ada yang rendah dan ada pula yang tinggi. Kandungan yang kalori yang paling tinggi ada dalam lemak, disusul dengan karbohidrat serta protein. 

Kandungan kalori dalam roti

Roti, sumber karbohidrat berbahan dasar tepung
Roti, sumber karbohidrat berbahan dasar tepung

Dalam sepotong roti, terdapat berbagai macam kandungan selain karbohidrat, seperti serat, gula, protein, vitamin C, kalsium, zat besi, vitamin B-6, dan magnesium. Nilai per kandungan di dalam sebuah roti akan berbeda-beda, tergantung jenisnya.

Misalnya saja, di dalam 100 gram roti tawar terdapat 55 gram karbohidrat, 2,4 gram serat, 2,6 gram gula, 12 gram protein, 0,2 mg vitamin C, 44mg kalsium, 3,6 mg zat besi, 0,1mg vitamin B-6, dan 28mg magnesium. Kalori yang terhitung dalam 100 gram roti tawar adalah sebesar 289 kalori. Sedangkan untuk jenis roti lain yang memiliki isi atau topping, jumlah kalorinya lebih tinggi lagi antara 200 hingga 400 kalori.

Bagaimana dengan bir?

Bir, minuman hasil penyulingan
Bir, minuman hasil penyulingan

Bir merupakan minuman yang mengandung alkohol dan diproduksi melalui proses penyulingan. Dikarenakan bahan yang digunakan dalam pembuatan bir bervariasi tergantung tempat dan juga negaranya, maka mulai dari rasa, warna, sampai dengan kadar alkohol setiap jenis bir juga berbeda.

Dalam 100 gram atau 0,1 liter bir terdapat kandungan 0,5 gram protein, 4mg kalsium, dan 6mg magnesium saja. Total karbohidratnya adalah 3,6 gram, sedangkan jumlah kalori yang terkandung dalam 0,1 liter bir adalah 43 kalori.

Jadi, sudah jelas kan jika sebenarnya 100 gram roti memiliki kalori yang jauh lebih tinggi daripada 100 gram bir? Lalu apa yang membuat pengonsumsi bir cenderung bermasalah dengan perut buncit?

Jawabannya tak lain adalah terlalu banyaknya kandungan air (alkohol) yang tertimbun dalam perut. Ditambah lagi, orang yang mengonsumsi bir cenderung cepat mengantuk sehingga langsung tertidur setelahnya. Karena kurang gerak, maka perut pun jadi mudah buncit lantaran tak ada pembakaran yang terjadi. Cheers!

Share This Article