Best and Worst Food to Eat Before Bed | Breaktime
Best Worst Food to Eat Before Bed
27.02.2015

Secara garis besar, waktu tidur malam yang ideal adalah 7 hingga 8 jam dalam sehari. Namun, banyak faktor yang menyebabkan waktu tidur terganggu, misalnya karena padatnya aktivitas yang dilakukan atau akibat mengidap insomnia. Untuk mengatasi masalah ini, tak jarang orang mengonsumsi obat tidur yang tentunya tak baik untuk kesehatan.

Selain mengonsumsi obat-obatan, B’timers juga bisa menyantap beberapa jenis makanan yang baik dikonsumsi sebelum tidur sekaligus menghindari kudapan yang malah bisa membuat terjaga semalaman. Breaktime telah merangkum best and worst food to eat before bed dalam informasi berikut ini:

Best: Cereal and Milk

Best and Worst Food to Eat Before Bed | Breaktime

Cereal and milk tak hanya baik dikonsumsi saat sarapan, namun cocok disantap sebelum tidur. Ya, makanan satu ini bisa mempercepat produksi happy hormone alias serotonin. Hormon ini kemudian akan memproduksi melatonin, yaitu neurotransmitter yang memiliki calming effect.

Worst: Protein

Best and Worst Food to Eat Before Bed | Breaktime

Protein merupakan salah satu nutrisi penting yang harus ada pada makanan yang dikonsumsi setiap hari. Everybody knows about it. Eits, tapi jangan salah! Nutrisi yang banyak terdapat dalam daging dan ikan ini ternyata tak baik dikonsumsi sebelum tidur. Dr. Michael J. Breus, penulis buku “The Sleep Doctor’s Diet Plan” mengatakan bahwa high-protein diets cenderung menghasilkan banyak energi untuk tubuh. It will not calm you down.

Best: Passionfruit

Best and Worst Food to Eat Before Bed | Breaktime

Selain cereal and milk, B’timers bisa mengonsumsi passionfruit. Meskipun buah tropis yang satu ini tak selalu tersedia di supermarket, it is worth finding if you are in need some serious sleep. Passionfruit mengandung somniferum yang mempunyai sleep-inducing effect sehingga akan membantu Anda tertidur pulas.

Worst: Alcohol

Best and Worst Food to Eat Before Bed | Breaktime

Setelah mengonsumsi beberapa gelas wine atau alkohol, surely your eyelids start dropping. So, why is it bad for sleep? Ternyata, rasa ngantuk yang dialami setelah mengonsumsi alkohol tak akan membawa Anda pada tidur yang berkualitas. Orang yang tidur akibat terlalu banyak minum alkohol tidak akan mencapai REM stage of sleep.

Jika Anda mengalami masalah sulit tidur, dua makanan tersebut bisa dicoba. Semoga tak lagi diganggu insomnia ya, B’timers!

Share This Article